Assalamu'alaikum Wr. Wb. Berikut tanya jawab ttg Shalat Istikharah, yang Saya ambil dari www.syariahonline.com<http://www.syariahonline.com>
Konsultasi : Ibadah Shalat Istikharah : Kapan, Jawabannya Bagaimana dan batas waktunya Pertanyaan: Assalamu'alaikum wr.wb. 1. Sebaiknya shalat istikharah dilaksanakan pada saat kapan ? 2. Melalui apa Allah menjawab pilihan-Nya untuk orang yang melakukan istikharah ? 3. apakah ada batas waktu minimum atau maksimum dalam melaksanakan shalat istikharah ? Saya menunggu jawabannya, terima kasih. Abdullah Jawaban: Assalamu `alaikum Wr. Wb. 1. Sholat istikhoroh boleh dilaksanakan kapan saja, baik ketika menghadapi persoalan yang berat maupun yang ringan. Dalam hadis Rasulullah SAW bersabda: ?Apabila salah seorang diantar kalian berniat melakukan suatu urusan, hendaklah dia sholat dua raka?at yang bukan fardhu kemudian hendaklah dia berdo?a : Allohumma?..? (HR. Bukhori) Oleh karena itu Imam An-Nawawi berkata: ?Istikhoroh disunnahkan dilaksanakan di segala kondisi sebagaimana dijelaskan oleh Nash hadis di atas? (Al-Adzkar) hal tersebut juga dikemukakan oleh Ibnu Hajar Al-Asqolani (Fathul Bari 11/184) 2. Dalam hadis tidak dijelaskan bagaimana jawaban akan diberikan, meskipun Imam Nawawi dalam kitabnya Al-Adzkar menyatakan hendaklah orang tersebut memilih sesuai dengan pilihan hatinya (hatinya menjadi contong terhadap suatu pilihan setelah sholat). Tetapi pendapat tersebut ditentang oleh sejumlah ulama karena hadis yang menjadi rujukan Imam Nawawi adalah hadis dhoif sebagaimana kami akan jelaskan di jawaban nomor tiga. para ulama hanya menegaskan bahwa jangan memilih pilihan yang ada sebelumnya yang hanya berdasarkan kepada hawa nafsu (Fathul bari 11/187) Jadi yang seharus dilakukan adalah, setelah kita melaksanakan sholat istikhoroh kita pilih mana yang terbaik (berazam) dan meyerahkan segala urusannya pada Allah. Karena kalau pilhan tersebut adalah pilihan yang terbaik, maka Allah akan memudahkannya bagi orang tersebut dan akan memberkahinya. Tetapi jika hal tersebut adalah sebaliknya maka Allah akan memalingkannya dan memudahkan orang tersebut kepada kebaikan dengan idzin-Nya. (Bughyatul Mutathowwi? Fi Sholat At-Tathowwu? hal 105) 3. Kami tidak mendapatkan dalil shohih yang menjelaskan tentang batasan minimum maupun maksimum pelaksanaan sholat istikhoroh. Sedangkan hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu sunni dari Anas RA ia berkata : Rasulullah SAW bersabda: ?Wahai Anas, Apabila engkau berniat melaksanakan suatu urusan, maka minta pilihan pada tuhanmu mengenai urusan tersebut tujuh kali, kemudian perhatikan mana urusan yang pertama dipilih oleh hatimu, karena kebikan ada padanya? Hadis di atas dihoif sebagaimana dikemukakan oleh Ibnu Hajar : ?Sanadnya dhoif sekali? (Fathul Bari 11/187). Al-Iroqi berkata :?Mereka (para rowi) memang terkenal tetapi di antara mereka ada rowi yang terkenal dengan kedhoifannya (bahkan sangat dhoif) yaitu Ibrohim bin Al-Baro? ( Kitab Al-Adzkar An-Nawawi dan Tuhfatul Abror As-Suyuthi hal 162-163) Wallahu a`lam bishshowab. Wassalamu `alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Tetap Semangat ! Wassalam ... Baju Prasetyo Dewanto Information Management Department Information Management & Business Development Division Astra Graphia Document Solution PT. Astra Graphia, Tbk Telp : 390-9190 x.1419 ; 1499 E-Mail. : [EMAIL PROTECTED]<mailto:[EMAIL PROTECTED]> ________________________________ From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Aris Sent: 25 April 2008 13:00 To: SI; TZ Subject: [syiar-islam] Sholat Istikharoh Assalamu'alaikum, Buat temen-temen semua, ada pertanyaan kurang lebih begini: 1. Bilamana Shalat Istikharoh dilakukan? Apakah tergantung masing-masing individu? 2. Waktunya, apakah harus selalu malam hari (dini hari). Mungkinkah dilakukan pada saat kita mengalami sesuatu yang membutuhkan Sholat tersebut. 3. Berapa batas waktu yang diperbolehkan untuk melaksanakan sholat tersebut. Apakah: - Kita harus dapat mengambil keputusan setelah sekali kita melakukan Sholat (hanya sekali sholat)? - Boleh mengambil keputusan setelah melakukan beberapa kali Sholat. Misal, 2 rakaat hari ini belum terpecahkan, maka melakukan 2 rakaat lagi besoknya dan seterusnya sampai keputusan itu harus diambil. Mohon jawabannya (kalau bisa dengan dalilnya). Jazakalloh Wa'alaikum salam [Non-text portions of this message have been removed] . [Non-text portions of this message have been removed]

