Wa'alaikum salam wr wb,
Sholat istikharah bisa dilakukan kapan saja.
Tapi berdasarkan pengalaman pribadi saya dan juga ayat di bawah, sholat di 
malam hari lebih khusyuk:

"Sesungguhnya bangun di waktu malam adalah lebih tepat (untuk khusyuk) dan 
bacaan 
di waktu itu lebih berkesan." [Al Muzzammil:6]

--- On Fri, 4/25/08, Baju Prasetyo (IDN) <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: Baju Prasetyo (IDN) <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: RE : [syiar-islam] Sholat Istikharoh
To: "Aris" <[EMAIL PROTECTED]>, "SI" <[email protected]>, "TZ" 
<[EMAIL PROTECTED]>
Date: Friday, April 25, 2008, 12:51 AM










    
            Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Berikut tanya jawab ttg Shalat Istikharah,

yang Saya ambil dari www.syariahonline. com<http://www.syariaho nline.com>



Konsultasi : Ibadah

Shalat Istikharah : Kapan, Jawabannya Bagaimana dan batas waktunya



Pertanyaan:

Assalamu'alaikum wr.wb.

1. Sebaiknya shalat istikharah dilaksanakan pada saat kapan ?

2. Melalui apa Allah menjawab pilihan-Nya untuk orang yang melakukan istikharah 
?

3. apakah ada batas waktu minimum atau maksimum dalam melaksanakan shalat 
istikharah ?



Saya menunggu jawabannya, terima kasih.

Abdullah

Jawaban:

Assalamu `alaikum Wr. Wb.

1. Sholat istikhoroh boleh dilaksanakan kapan saja, baik ketika menghadapi 
persoalan yang berat maupun yang ringan. Dalam hadis Rasulullah SAW bersabda: 
?Apabila salah seorang diantar kalian berniat melakukan suatu urusan, hendaklah 
dia sholat dua raka?at yang bukan fardhu kemudian hendaklah dia berdo?a : 
Allohumma?.. ? (HR. Bukhori)



Oleh karena itu Imam An-Nawawi berkata: ?Istikhoroh disunnahkan dilaksanakan di 
segala kondisi sebagaimana dijelaskan oleh Nash hadis di atas? (Al-Adzkar) hal 
tersebut juga dikemukakan oleh Ibnu Hajar Al-Asqolani (Fathul Bari 11/184)



2. Dalam hadis tidak dijelaskan bagaimana jawaban akan diberikan, meskipun Imam 
Nawawi dalam kitabnya Al-Adzkar menyatakan hendaklah orang tersebut memilih 
sesuai dengan pilihan hatinya (hatinya menjadi contong terhadap suatu pilihan 
setelah sholat). Tetapi pendapat tersebut ditentang oleh sejumlah ulama karena 
hadis yang menjadi rujukan Imam Nawawi adalah hadis dhoif sebagaimana kami akan 
jelaskan di jawaban nomor tiga. para ulama hanya menegaskan bahwa jangan 
memilih pilihan yang ada sebelumnya yang hanya berdasarkan kepada hawa nafsu 
(Fathul bari 11/187)



Jadi yang seharus dilakukan adalah, setelah kita melaksanakan sholat istikhoroh 
kita pilih mana yang terbaik (berazam) dan meyerahkan segala urusannya pada 
Allah. Karena kalau pilhan tersebut adalah pilihan yang terbaik, maka Allah 
akan memudahkannya bagi orang tersebut dan akan memberkahinya. Tetapi jika hal 
tersebut adalah sebaliknya maka Allah akan memalingkannya dan memudahkan orang 
tersebut kepada kebaikan dengan idzin-Nya. (Bughyatul Mutathowwi? Fi Sholat 
At-Tathowwu? hal 105)



3. Kami tidak mendapatkan dalil shohih yang menjelaskan tentang batasan minimum 
maupun maksimum pelaksanaan sholat istikhoroh. Sedangkan hadis yang 
diriwayatkan oleh Ibnu sunni dari Anas RA ia berkata : Rasulullah SAW bersabda: 
?Wahai Anas, Apabila engkau berniat melaksanakan suatu urusan, maka minta 
pilihan pada tuhanmu mengenai urusan tersebut tujuh kali, kemudian perhatikan 
mana urusan yang pertama dipilih oleh hatimu, karena kebikan ada padanya?



Hadis di atas dihoif sebagaimana dikemukakan oleh Ibnu Hajar : ?Sanadnya dhoif 
sekali? (Fathul Bari 11/187). Al-Iroqi berkata :?Mereka (para rowi) memang 
terkenal tetapi di antara mereka ada rowi yang terkenal dengan kedhoifannya 
(bahkan sangat dhoif) yaitu Ibrohim bin Al-Baro? ( Kitab Al-Adzkar An-Nawawi 
dan Tuhfatul Abror As-Suyuthi hal 162-163)



Wallahu a`lam bishshowab.



Wassalamu `alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.



Tetap Semangat !

Wassalam ...

Baju Prasetyo Dewanto

Information Management Department

Information Management & Business Development Division

Astra Graphia Document Solution

PT. Astra Graphia, Tbk

Telp : 390-9190 x.1419 ; 1499

E-Mail. : Baju.Prasetyo@ idn.fujixerox. com<mailto:Baju.Prasetyo@ 
idn.fujixerox. com>



____________ _________ _________ __

From: syiar-islam@ yahoogroups. com [mailto:syiar-islam@ yahoogroups. com] On 
Behalf Of Aris

Sent: 25 April 2008 13:00

To: SI; TZ

Subject: [syiar-islam] Sholat Istikharoh



Assalamu'alaikum,



Buat temen-temen semua, ada pertanyaan kurang lebih begini:

1. Bilamana Shalat Istikharoh dilakukan? Apakah tergantung masing-masing

individu?

2. Waktunya, apakah harus selalu malam hari (dini hari). Mungkinkah

dilakukan pada saat kita mengalami sesuatu yang membutuhkan Sholat tersebut.

3. Berapa batas waktu yang diperbolehkan untuk melaksanakan sholat tersebut.

Apakah:

- Kita harus dapat mengambil keputusan setelah sekali kita melakukan Sholat

(hanya sekali sholat)?

- Boleh mengambil keputusan setelah melakukan beberapa kali Sholat. Misal, 2

rakaat hari ini belum terpecahkan, maka melakukan 2 rakaat lagi besoknya dan

seterusnya sampai keputusan itu harus diambil.



Mohon jawabannya (kalau bisa dengan dalilnya).

Jazakalloh



Wa'alaikum salam



[Non-text portions of this message have been removed]



.



[Non-text portions of this message have been removed]




      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      
____________________________________________________________________________________
Be a better friend, newshound, and 
know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.  
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ

Kirim email ke