Assalamu'alaikum wr wb
 
Subhanallah, artikel dibawah ini sungguh menarik.....semoga menjadikan manfaat 
InsyaAllah....
 
Atas segala khilaf yang sengaja dan tidak sengaja dihati dan dinyatakan, 
 
MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN 
 
semoga Allah senantiasa membukakan jalan Petunjuk dan Hidayah, Rahmat dan 
AmpunanNya kepada kita semua, semoga silaturahmi kita semua menjadikan ukuwah 
islamiyah yang diridhoi dan diberkahi Allah SWT...amiiin Ya Robbalalamiin....
 
Nice d lung week'n
 
Wassalamu'alaikum wr wb
~rs~
 
 



Mari Saling Memaafkan Suatu hari seorang sahabat bercerita kepada saya, bahwa 
dia telah tersakiti oleh seorang rekannya, dan dia telah membalas rasa sskitnya 
yang tersimpan menjadi sebuah dendam dalam hatainya, dan dia berkata puas sah 
ngebalas sakit hati ini sama dia. Dan saya pun hanya tersenyum mendengar cerita 
sahabat saya tersebut. 

Tanpa disadari kita sering bila kita tersakiti hal yang biasanya pertama timbul 
adalah ingin membalas perlakuan orang yang menyakiti kita, itulah adalah reaksi 
wajar seorang manusia.
Walaupun mudah diucapkan, memaafkan bukanlah perbuatan yang mudah dilakukan. 
Ketika seseorang telah atau akan dicelakai, maka yang tertanam biasanya 
perasaan dendam dan ingin membalas. rasaan sepertiitu adalah wajar dalam diri 
orang biasa. Namun, sikap memaafkan hanya ada pada diri orang yang luar biasa.

Menurut saya yang kurang berpengetahuan ini, ada cara elegan yang lebih memberi 
nilai lebih kepada dirikita, yaitu dengan memaafkan kesalahan orang lain yang 
telah menyakiti diri kita.
"tapi kita kalah dong, engga puas, masih dendam" suatu pertanyaan yang manusia 
wi dari seorang sahabat ketika saya mencoba menyampaikan pendapat menganai 
memafkan, benar, reaksi manusia akan membalas semua perlakuaan yang diterima, 
Ada aksi pasti ada reaksi. 

Coba kita berfikir tenang bila kita disakiti oleh seseorang dan kita membalas, 
apalah permasalaan akan selesai pada saat itu„? Dengan teori kemungkinan, akan 
menghasilkan kemungkinan yang kecil. Ketika kita membalas, orang yang menyakiti 
kita akan bereaksi sama, jadi permaslahan akan berlanjut tanpa ada ujung. 

Dan bagi yang mempunyai keluhuran akhlak, mereka bukan hanya mampu memaafkan 
kesalahan orang lain, melainkan sekaligus membalas kesalahan tersebut dengan 
kebaikan yang tak pernah tererbayangkan oleh sang pelaku. hal tersebut justru 
dapat mempererat talisilaturahim dan membuat antara yang berselisih saling 
memikirkan seolah-olah mereka adalah sahabat yang sangat setia.

Sesuai prinsip matematika Minus satu (-1) ditambah minus satu (-1) akan 
menghasilkan jumlah minus yang lebih besar (-2), begitu pula dendam, bila kita 
menyalurkan dendam, akan menghasilkan dendam yang lebih besar.

Ketika kita memaafkan adalah hal yang positif, seperti persamaan matematika, 
ketika minus satu (-1) ditambah (+1) akan menghasilkan Nol (0), hal itu pun 
berlaku ketika kita tersakiti (-), dan kita bereaksi positif dengan memaafkan 
(+) akan menghasilkan Nol (0), dan tidak akan ada maslah yang baru yang timbul, 
dan masalah akan selesai saat itu juga. 

Dengan bisa memaafkan kesalahan orang, juga memperlihatkan kebesaran hati kita 
sebagai manusia, kita akan secara tidak langsung orang akan memandang kita 
sebagai orang yang berbesar hati dan bijak sana. 

Meminta maaf memang bukan hal yang mudah; kadang kita tidak menyadari bahwa 
tindakan kita telah menyakiti orang lain. Di sisi lain, memberi maaf juga sulit 
dilakukan; karena kadang masih tetap mengungkit-ungkit kesalahan orang lain. 
Ternyata tidak mudah menanamkan sikap iklas dalam diri untuk memaafkan orang 
lain.

Kalau melihat dari sisi sebaliknya, ternyata memberi maaf bukanlah suatu 
pekerjaan yang mudah. Dari berbagai cerita selama ini, banyak peristiwa yang 
mencerminkan hal ini. Permintaan maaf seringkali tidak serta merta diiringi 
dengan perasaan rela memaafkan. Contohnya saja, meskipun orang lain sudah minta 
maaf, kita masih mengingat-ingat kejadian saat kita disakiti oleh orang lain, 
terlebih lagi jika kita merasakan ada kerugian yang timbul akibat kesalahan 
orang tersebut. Seolah-olah ada rasa tidak puas bila orang yang melakukan 
kesalahan tersebut belum merasakan kerugian yang sama.

Dalam hidup ini ada kalanya kita dan orang terdekat kita berada dalam situasi 
yang sulit, yang kadang menyebabkan kita mengatakan atau melakukan hal-hal yang 
menyakiti satu sama lain. Juga terjadinya beda pendapat dan konflik karena 
sudut pandang yang berbeda. Oleh karena itu, sebelum kita menyesal di kemudian 
hari, cobalah untuk saling memaafkan dan melupakan masa lalu.

Seperti sebuah cerita dari milis, ketika sesorang marah, diminta untuk 
menancapkan satu butir paku di sebatang pohon, ketika dia tidak marah dan 
berhasil memaafkan dia mencabut kembali paku yang ditancapkan, maka akan 
tersisa lubang-lubang yang tertancap didinding. 

Begitu pula saat kita membalas sesuatu dendam, yang terjadi kita akan membuat 
bekas luka dihati sesorang yang kita balas, luka fisik dapat sembuh, luka hati 
susah untuk sembuh. Tapi hal ini tidak akan terjadi jika kita bisa memaafkan, 
kalau kita bisa memaafkan kesalahan seseorang maka tidak akan ada paku yang 
tertacap, dan tidak akan menimbulkan lubang di dalam hati seseorang. Dan kita 
tidak kembali menyakiti orang lain. 

Mari kita bersama belajar menajdi seorang yang bijaksana dan terhormat dengan 
bisa memaafkan kesalahan orang lain. Karena jujur cape ketika kita menyimpan 
dendam, saat kita dendam kepada orang lain, percaya atau tidak kita akan 
menjadi orang yang paling memperhatikan oranng tersebut, kita memperhatikan 
untuk melihat titik lemah orang tersebut. Dan kita merasa geram saat orang 
tersebut memperoleh kenikmatan atau kebahagian. Mungkin orang tersebut tahu 
kita perhatikan. Cape deh. 

Lebih baik kita bisa memaafkan dan kita bisa hidup dengan tentram dan damai, 
jadi buat apa kita mendendam, mari kita saling memaafkan.dan hidupkita akan 
lebih damai dan indah. Kiranya kata-kata yang terucap pernah melukai, laku pun 
pernah tak berkenan, dan diam membawa prasangka. Mohon dimaafkan, agar ringan 
melangkah dalam kehidupan

"Mari kita belajar memaafkan, karena jadi orang yang pemaaf akan lebih 
terhormat, disbanding dengan orang pendendam" 

" Dengan memafkan kita akan menyelesaikan masalah tanpa masalah"

Depok
Erwin Arianto

http://erwin- arianto.blogspot .com/2008/ 04/mari-saling- memaafkan. html

-- 
Best Regard
Erwin Arianto,SE
エルイン アリアント (内部監査事務局)
------------ --------- --------- -------
SINCERITY, SPEED,  INOVATION & INDEPENDENCY




      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke