Bismillahirahmanirahim....
.....

Tulisan ini aku tulis karena banyak hal yang membuatku binggung dengan 
semua sikap orang-orang

yang aku temui dikeseharianku.......yach apalagi kalau bukan sisi 
marginal dari sebuah ibu kota.

Tentang sebuah kata ke-Dermawanan.........sungguh semua ini memang 
kembali pada niat di dalam

hati....bukankah kebaikkan itu harus selalu dilakukan tanpa syarat 
apapun...dan akupun

menyakininya........aku dahulu pernah satu waktu ada seseorang yang 
berkata padaku kalau mau

berniat baik...yach lakukan saja tak usah apakah niat baik itu 
diteruskan untuk kebaikkan atau malah

kebalikkannya suatu keburukkan........tapi kadang kata itu membuatku 
sedikit terusik saat aku pernah

mendengarkan perbincangan salah seorang sebut saja "penduduk marginal 
kota"...uang hasil

(sebelumnya maaf) meminta-minta digunakan untuk hanya sekedar menambah 
uang saku untuk membeli

minuman keras......ehm.....sungguh aku mulai melihat siapa aja 
sebaikkannya kebaikkan ini aku

berikan...........


Saat ini aku ingin sekali membagi akan sebuah keteladan Nabi 
Muhammad...........tentang

bagaimana kita sebaiknya bersikap pada "penduduk marginal kota" itu. Aku 
sedikit terteguh saat

membaca hadist ini yang diriwayatkan oleh Bukhari, nabi bersabda:

"seseorang yang meminta-minta (mengemis) kepada manusia. Maka dia akan 
datang di hari kiamat

dengan tanpa sepotong dagingpun di mukanya"

Nabi Muhammad dalam sebuah hadist lainnya yang juga diriwayatkan oleh 
Bukhari barkata hanya ada 3

alasan yang memperbolehkan seseorang meminta minta, itupun sifatnya 
sementara...

"sesungguhnya mengemis itu tidak halal, kecuali untuk salah satu dari 3 
hal. Yaitu: orang yang

menanggung beban menjamin hingga dia mendapatkannya, orang yang ditimpa 
musibah yang melahap

hartanya hingga ia mendapatkan sesuatu untuk menopang hidupnya, dan 
orang yang mengalami

kepailitan sampai ia mampu mendapatkan kemampuan untuk menompang 
hidupnya. Adapun selain itu

maka meminta-minta merupakan dosa yang dia makan dengan mendapatkan murka"

dan inikah kebaikkan yang aku berikan selama ini yang membuat seseorang 
mendapatkan murka dari

Allah.......sungguh aku tak ingin....akupun ingin dihariku selalu 
mendapatkan kebaikkan dari Allah.



Dan ini adalah keteladanan dari nabi Muhammad SAW memberikan contoh yang 
baik (Uswatun

hasanah). Dalam Hadist lain dikisahkan tentang seseorang Anshar yang 
datang menghadap nabi, yang

meminta bantuan karena penghidupannya yang sangat kesusahan. Dia 
mengatakan sudah tidak punya

apa-apa lagi untuk dimakan bersama keluarganya.


Kemudian Nabi menanyakan apa saja harta yang masih dimilikinya. 
Laki-laki itu menjawab, dia masih

mempunyai sehelai selimut dan sebuah cawan untuk diminum. Lalu nabi 
menyuruhnya untuk mengambil

kedua barang tersebut dirumahnya. Setelah orang itu kembali. Nabi 
menanyakan pada para sahabat

yang hadir. Adakah yang mau membeli barang-barang tersebut. Lalu para 
sahabat yang berminat

menawar harganya. Dan akhirnya barang-barang tersebut terjual dengan 
harga 2 dirgham. Nabi

memberikan uang iu kepada laki-laki tersebut. Dengan pesan, 1 dirham 
agar digunakan untuk keperluan

makan bagi diri dan keluarganya. Dan 1 dirgham lainnya digunakan untuk 
membeli sebuah kapak, dan

nabi menyuruhnya menggunakan kapak itu untuk mencari kayu di hutan dan 
menjualnya sebagai kayu

bakar. Nabi berpesan agar laki-laki itu datang 15 hari kemudian. Takala 
laki-laki itu datang lagi, ia

melaporkan bahwa selama 2 minggu itu ia telah berhasil mendapatkan uang 
sebanyak 1 dirham dan

telah membeli beberapa helai pakaian. Nabi Muhammad mengingatkannya " 
ITU LEBIH BAIK BAGI

KAMU DARIPADA MENGEMIS YANG AKAN MENDAPATKAN AIB DI HARI PENGADILAN 
KELAK..."


dari semua itu dapat aku ambil hikmah.......1 setiap orang perlu 
mendayagunakan semua apa yang ia miliki untuk mendapatkan 
sesuatu..............2. berbuat baik perlu dipikirkan dengan hati dan 
otak apakah kebaikkan ini membuat si penerima mendapatkan kebaikkan atau 
hanya akan kembali lagi dan lagi untuk 
meminta-minta...................yang hanya akan membuat si penerima 
menjadi seseorang yang menggantungkan hidup hanya ada orang 
lain....tidak pada dirinya sendiri........



Semoga Allah selalu meberikan kebaikkan untuk kita......^^
-eKha Vheby-


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke