PERJAKA TING TING 

 Seorang gadis desa yang lugu hendak merantau ke kota. Sebelum berangkat ibunya 
menyampaikan pesan. Nduk ... kalau kamu ke kota dan kebetulan dapat jodoh 
disana, ini ada pesan dari mbokmu untuk mencari jodoh yang baik : 

 1. Carilah pasangan yang setia. 
 2. Pasangan kamu harus bisa mengelola uang. 
 3. Calon kamu itu harus perjaka ting-ting. 

 Berangkatlah sang gadis ke kota. dan beberapa bulan kemudian dia kembali ke 
desanya untuk meminta doa restu ingin menikah. "Mbok.., saya sudah ketemu jodoh 
dengan syarat seperti yang mbok sampaikan kepada saya." 

 Sang gadis menceritakan kpd si mbok ttg pacarnya. "Waktu itu kami 
berjalan-jalan keliling kota. Dia selalu saja menggandeng dan membelai2 saya 
dengan mesra bukankah itu tanda pasangan yang setia ???" Si mbok mengangguk 
tanda setuju. 

 Kemudian karena kemalaman dan kehujanan kami mencari tempat berteduh dan 
menginap, pacar saya ini bilang, "Dik kita nginep saja di hotel.... dan untuk 
menjaga agar perjalanan kita tetap cost effective bagaimana kalau kita hanya 
menyewa 1 kamar saja??". 

 Bukankah pacar saya orangnya hemat mbok? Untuk kedua kali si mbok mengangguk 
dengan sedikit keraguan. 

 "Dan akhirnya mbok...., saya tahu kalau pacar saya itu masih perjaka 
ting-ting." 
 Langsung si mbok mendelik; "Dari mana kamu tahu bahwa dia masih perjaka 
ting-ting?" 

 Sang gadis langsung menjawab, "mmm .... anunya masih baru... masih dibungkus 
plastik, mbok!"        
  PUTRI INDONESIA
  Pada pemilihan putri Indonesia kemarin ada 
 sebuah cerita yang tidak 
 terexpose. Cerita ini terjadi pada saat sesi 
 wawancara antara Juri dengan 
 peserta dari DKI yang akhirnya jadi juara. Begini 
 ceritanya... 
 
 Juri : "Selanjutnya, tolong sebutkan tokoh idola 
 Anda?" 
 
 Putri DKI : "Ehm, sebagai seorang yang 
 nasionalis, saya mengidolakan 
 orang Indonesia.. dia adalah Pangeran 
 Diponegoro." 
 
 Begitu mantap dan meyakinkan kata-kata yang 
 meluncur dari putri DKI ini. 
 Juri pun begitu terkesan dan kagum padanya, 
 seorang gadis cantik dan muda 
 seperti dia ternyata sangat nasionalis dan bangga 
 dengan tokoh dalam 
 negeri. Kemudian Juri melanjutkan pertanyaan 
 dengan pertanyaan- pertanyaan 
 yang ringan-ringan saja, yang tentunya seputar 
 Pangeran Diponegoro. 
 
 "Kalau begitu, Anda pasti tahu kapan Pangeran 
 Diponegoro meninggal 
 khan?" 
 
 Tapi, justru reaksi sang putri sangat mengagetkan 
 Juri, dengan 
 terbata-bata dan penuh rasa kaget dia 
 bertanya, "APPAAA?? MENINGGAAALLL? ?? 
 INNALILLAAHI. .." 
 
 Tentu saja Juri ikut-ikutan kaget dan kecewa 
 dengan reaksi putri DKI 
 itu. Singkat cerita, tanya-jawab pun selesai sudah. 
 Tapi, tidak demikian 
 dengan sang putri DKI. Kabar mengenai 
 meninggalnya Pangeran Diponegoro 
 sangat menyedihkan hatinya. Dan sesampai di 
 luar ruangan, dia bergegas 
 menemui salah seorang peserta lainnya, dari 
 Yogya. Tanpa menunda waktu, 
 putri DKI mengkonfirmasi kebenaran berita 
 meninggalnya sang idola, 
 Pangeran Diponegoro.. . 
 
 "Mba', maaf ya.. benar gak sih Pangeran 
 Diponegoro sudah meninggal?", 
 begitu tanya putri DKI kepada putri Yogya. 
 
 Tentu saja pertanyaan itu sangat menggelikan bagi 
 putri Yogya. Tapi, 
 bagaimanapun dijawabnya juga, "Lho, itu khan 
 sudah lama mba'.. masa mba' 
 nggak tahu sih?" 
 
 Putri DKI langsung memotong, "Ooh, sudah lama 
 yah, kok saya belum pernah 
 denger ya? Kapan sih itu mba'?" 

 Dengan menahan geli, putri Yogya 
 menjawab, "Yaa.. sekitar delapanbelas 
 tigapuluh (1830) mba'..." 

 Kembali putri DKI memotong, "HAAHH.. 
 DELAPANBELAS TIGAPULUH?? ITU 
 BERARTI HABIS MAGHRIB DONK..!!!"  
  Ular Berbisa 
 
 Dua ekor ular sedang menelusuri sawah mencari mangsa. Tiba-tiba ular 
 pertama bertanya pada temannya. 
 
 Ular 1: "Kita ini jenis ular yang berbisa nggak sih?" 
 Ular 2: "Entahlah, aku tak tahu. Emangnya kenapa?" 
 Ular 1: "Barusan aku tak sengaja menggigit bibirku ...."

  Bercumbu 
 Minul, yang lama tinggal di kota pulang ke kampung 
 dan bertemu pujaan 
 hatinya, Bejo yang berprofesi sebagai petani. 
 Suatu senja, ketika tengah jalan2x menikmati 
 pemandangan desa, mereka 
 melihat 2 ekor sapi saling menggesek-gesekkan hidung. 
 Karena lama memendam rindu, Bejo berkata dengan nada 
 memancing, "Rasanya saya jadi ingin juga melakukannya,"sambil memandang Minul 
mesra. 
 "Silahkan saja,"tukas Minul,"tokh sapi2x itu milikmu."
  
Gombal 
 Jika kau jadi bunga aku rela jadi kupu-kupu. 
 Jika kau siang, aku rela jadi matahari 
 Jika kau samudra aku rela jadi ikan 
 Jika kau jadi monyet, aku RELA, SUNGGUH, SUMPAH AKU RELA !!! SUEERRR... 
 
Cium 
 Mau mesra cium bibir, 
 Mau enak cium dekat dada,Mau nikmat cium di bawah udel, 
 Mau lebih panas ? 
 Turun Lagi Lebih ke Bawah.....Cium Tuh ASPAL !!! 
 
Susu 
 Kata ayam pada sapi : Manusia itu kejam, Aku makan 
 beras dikit aja udah diusir !! 
 Kata sapi : Elo masih enak, susuku tiap hari 
 dielus-elus, diremas-remas, diunyel-unyel, tapi gak dikawinin !!! 

Jagung 
 Mau yang muda apa yang tua ? 
 Mau yang lebat atau yang rindang bulunya ? 
 Mau yang kuat apa yang lembek ? 
 Yang panjang enak, yang mungil asyik ? 
 Tersedia berbagai ukuran. 
 Hubungi tukang jagung !!! 


Robby Nuzly, S.Si., Apt.
Direktorat Pengawasan Produksi
Produk Terapetik dan PKRT
Badan Pengawas Obat dan Makanan
Jl. Percetakan Negara No. 23
E-mail: [EMAIL PROTECTED]
 
 
 

       
---------------------------------
Catch up on fall's hot new shows on Yahoo! TV.  Watch previews, get listings, 
and more!

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke