*Catatan Reporter: Selalu Konsumen/rakyat yang di rugikan..ada kompensasi engga? kalau kita telat bayar di putus.. kalau PLN Mati apa tanggung jawabnya? jangan cuma minta naik tarif terus dong... apa ini strategi tuk naikin tarif ya.. *
Listrik Jakarta Padam Tidak Ada Jaminan Tidak Ada Pemadaman Lagi Rabu, 18 Juni 2008 | 02:00 WIB jakarta, kompas - Pasokan listrik untuk Jakarta dan Tangerang berkurang 105 megawatt. Akibatnya, pemadaman listrik bergilir dilakukan lagi di DKI Jakarta dan sekitarnya sejak Selasa (17/6). Defisit pasokan ini merupakan dampak terjadinya gangguan sistem di tiga pembangkit listrik tenaga uap di Pulau Jawa. "Akibat gangguan di tiga PLTU tersebut, pasokan listrik untuk Jakarta dan Tangerang yang biasanya total sebesar 4.500 MW berkurang sedikit sekitar 105 MW," kata Deputi Manajer Komunikasi dan Bina Lingkungan PT PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang Azwar Lubis, Selasa (17/6). Azwar menambahkan, pemadaman bergilir dilakukan merata di enam area jaringan (AJ), yaitu AJ Gambir, AJ Jatinegara, AJ Kramat Jati, AJ Tanjung Priok, AJ Kebayoran, AJ Jatinegara, dan AJ Tangerang. Berdasarkan data dari PLN Disjaya dan Tangerang, ketiga PLTU yang mengalami gangguan sistem itu adalah PLTU Paiton Unit 8 di Jawa Timur, PLTU Suralaya Unit 8 di Jawa Barat, dan berkurangnya daya listrik di PLTU Cilacap di Jawa Tengah. Pemadaman di wilayah Jakarta dan Tangerang dilakukan pukul 08.00-pukul 17.00. Perbaikan terus dilakukan di ketiga PLTU yang mengalami gangguan. Dengan demikian, luasan kawasan yang mengalami pemadaman diperkirakan makin berkurang pada hari ini, Rabu (18/6). *Tidak ada jaminan* Di tempat terpisah, Direktur PT PLN Wilayah Jawa Bali Murtaqi Syamsuddin mengatakan, PLN tak bisa menjamin ke depan tidak ada pemadaman setelah kerusakan di PLTU Paiton Unit 8 dan PLTU Suralaya Unit 6 bisa diatasi pada Selasa malam. Pemadaman kemarin siang masih terjadi karena kondisi sistem Jawa Bali sampai Selasa siang masih defisit sekitar 800 megawatt. "Malam ini, PLTU Paiton dan Suralaya dilaporkan sudah bisa masuk sehingga malam ini tidak ada pemadaman," kata Murtaqi. Selain pemadaman karena gangguan sistem di ketiga PLTU tersebut, aliran listrik ke rumah- rumah warga selama ini juga sering padam. Pemadaman listrik di Kebayoran Lama, misalnya, sangat merugikan para pengusaha fotokopi dan usaha-usaha lain yang bergantung pada listrik. Usaha mereka terhenti selama tiga jam sehingga pemasukan mereka berkurang. "Listrik padam sudah terjadi lebih dari empat kali dalam satu bulan ini. Jika tidak ada kepastian seperti ini terus, pemasukan kami akan anjlok. Pelanggan kami akan hilang dan pindah fotokopi ke tempat lain," kata Anton, pemilik usaha fotokopi. (nel/dot/eca) sumber : kompas -- ********************************** Memberitakan Informasi terupdate untuk Rekan Milist dari sumber terpercaya http://reportermilist.multiply.com/ ************************************ [Non-text portions of this message have been removed]
