Harian Komentar *23 Juni 2008*
Masuk Kedokteran Minimal Rp 40-60 Juta *Menjadi mahasiswa program studi pendidikan dokter di Unsrat Manado, memang jauh jangkauan bagi kalangan ekonomi paspasan yang tidak memiliki prestasi akademik tinggi. Program studi ini hanya 'tersedia' bagi calon mahasiswa yang berduit. Pasalnya, untuk masuk lewat jalur SNMPTN atau kemitraan dan sumikolah, calon mahasiswa harus menyiapkan (minimal) Rp 40-60 juta. Sedangkan bagi calon mahasiswa dengan prestasi yang bagus pun, tetap harus menyiapkan uang minimal Rp10 juta. Berdasarkan data yang diperoleh koran ini, ranking 1-15 bagi calon mahasiswa T2 di Fakultas Kedokteran harus membayar Rp 10 juta. Sedangkan ranking 6-10 membayar Rp 15 juta dan seterusnya sampai ranking 31 ke atas (Rp 40 juta). Plt Rektor Unsrat, Prof Dr LW Sondakh MEc sendiri dalam konfirmasi lalu membenarkan bahwa biaya masuk maksimal Rp 75 juta. * *Menanggapi hal ini, sejumlah warga Manado mengaku prihatin bahwa biaya masuk Unsrat yang didambakan anak mereka, makin melangit. ''Kami sadari bahwa biaya pendidikan mahal. Tapi dengan biaya puluhan juta, kami kira terlalu besar. Apa kami PNS tidak bisa menyeko-lahkan anak ke Unsrat?'' ungkap Ny Patrice prihatin. * *Sementara Pembantu Rektor I Unsrat Manado, Prof dr Bootje Moningka Daf. Sp.FK-K menegaskan bahwa biaya pendaftaran masuk di setiap fakultas keseluruhannya tidak ada perubahan melainkan memakai standard pembiayaan tahun 2007, sesuai rapat senat yang dilakukan tahun lalu. "Sesuai penyampaian pak rektor kepada saya kemarin, bahwa untuk pembiayaan pendaftaran Mahasiswa Baru (Maba) ke empat jalur yaitu Jalur T2, Sumikolah, SNMPTN dan Kemitraan bahwa tidak ada perubahan," ungkap Moningka, kepada harian ini di sela-sela penyerahan ISO di Politeknik Manado, akhir (20/06) pekan lalu. * *Lebih lanjut Moningka menga-takan bahwa alasannya untuk tidak akan memakai mekanis-me pembiayaan pendaftaran untuk tahun 2008 ini, karena saat ini diri rektor masih berstatus pelaksana tugas, "Pak Rektor mengatakan bahwa nantilah jika sudah ada rektor terpilih maka biaya pendaftaran akan diubah.'' Di sisi lain, Moningka meminta agar pungutan di luar ketentuan dilaporkan. "Sekali lagi saya mengingatkan kepada para mahasiswa baru agar jangan takut untuk melapor jika ada pungutan yang di luar batas dari kewajaran yang dilaku-kan oleh panitia pendaftaran di setiap fakultas. Jika ada salah satu dosen ataupun dekan yang coba-coba melakukan pungutan liar maka dosen tersebut akan kami proses," warning Moningka*.( -- ********************************** Memberitakan Informasi terupdate untuk Rekan Milist dari sumber terpercaya http://reportermilist.multiply.com/ ************************************ [Non-text portions of this message have been removed]
