Tren masyarakat Batam memelihara bunga jenis anthurium belakangan
mulai menurun, mereka mulai beralih ke jenis Aglonema. Penurunan
disebabkan, pehobi bunga sudah banyak yang mengkoleksi jenis
anthurium, bunga ini bukan lagi menjadi barang yang mewah dan unik.
"Otomatis akan berpengaruh terhadap nilai jual bunga," ujar Ully
Natalina pedagang bunga di Batam.

Di zaman keemasannya setahun lalu, anthurium merupakan bunga yang
paling dicari. Harganya pun melangit. Bibit anthurium yang memiliki
ketinggian sekitar 20 centimeter bisa laku dengan harga Rp250 sampai
Rp300 ribu. Nilainya akan semakin melonjak, sesuai dengan usia dan
tinggi bunga. Untuk anthurium berumur dua sampai tiga tahun dengan
ketinggian 1 meter, biasanya laku puluhan juta. Namun sekarang, harga
anthurium tidak semahal dulu, bibitnya sudah bisa dibeli dengan harga
Rp100 sampai 150 ribu.


Menurut Ully, merosotnya harga anthurium dirasakan sejak dua bulan
lalu, tergambar dari sepinya masyarakat yang memesan anthurium.
Akibatnya pedagang bunga atau nursery, sedikit kelabakan. Terutama
mereka yang memiliki ratusan bibit anthurium yang siap dipasarkan.
Mengatasi kelesuan daya beli anthurium, Ully belakangan tidak lagi
memasarkan bunga ini. Ia lebih suka memasarkan bunga jenis aglonema
dan sansevieria


Arifin Manajer Taman Eden, mengatakan kelebihan anthurium terletak
pada usia bunga. Bunga ini bisa berumur enam tahun dengan ketinggian
mencapai 3 meter. "Kalau sudah tiga meter, harganya bisa mencapai
ratusan juta," katanya.


Berkurangnya peminat anthurium juga diakui Bambang Prihantoro
pengusaha Bunga Anugerah Rose, Batam Center. Menurut Bambang yang juga
pengurus Kelompok Usaha Tani dan Tanaman Hias Batam (Kuthiba), bukti
peminat tanaman ini berkurang, mulai sepinya orang yang mengorder.
Biasanya, dalam satu hari terjadi transaksi anthurium, namun
belakangan sudah jarang. Walau kondisinya mengalami kelesuan, ia
berpikir suatu saat anthurium kembali diminati seiring dengan
pergantian waktu.


Saat ini, kata Bambang, masyarakat cendrung mencari bunga jenis
aglonema. Peralihan sudah dirasakan beberapa bulan belakangan,
terlihat dengan meningkatnya transaksi jenis aglonema. "Aglonema dan
sansevieria semakin tren dikalangan pencinta bunga," jelasnya.


Meningkatnya penjualan sansevieria karena bunga ini memiliki beberapa
kelebihan. Selain corak warna yang indah, bentuknya pun bermacam
macam. Bunga yang memiliki nama lain yakni bunga pedang-pedangan bisa
diletakkan di dalam ruangan. Kemampuannya, bisa  menyerap asap rokok,
sehingga ruangan kembali bersih. "Itulah kelebihan sansevieria," ujar
Bambang. ***
 

Kirim email ke