Thursday, 01 May 2008 BATAM (BP) - Meski memiliki persoalan di bidang ketenagalistrikan dan air bersih, namun sepertinya nilai jual Batam di mata investor masih cukup tinggi. Duta Besar Kanada untuk Indonesia John Holmes, bahkan mengaku terkesan dan menyebut Batam sebagai kota yang sangat dinamis.
''Pertama kali saya masuk Batam, yang pertama saya rasakan adalah kota ini sangat dinamis. Terutama aktivitas di pelabuhan dan kawasan industri,'' kata John dalam pertemuan dengan Ketua Otorita Batam Mustofa Widjaja di Gedung Bida Marketing OB, Batam Centre, Rabu (30/4). Selain John, hadir Dubes Turki untuk Indonesia Aydin Evigen, Dubes Meksiko Melba Pria serta Konsulat Perdagangan dan Politik Belgia Paul Lambert. Sebelum bersua Mustofa, perwakilan negara Eropa dan Amerika itu lebih dulu bertemu dengan Gubernur Provinsi Kepri Ismeth Abdullah di Hotel Novotel, Selasa (29/4) malam. Label kota dinamis yang disematkan John untuk Batam, cukup berasalan. Pasalnya, selain di pelabuhan dan kawasan industri, dinamika juga terjadi di statistik investasi. Data investasi swasta asing yang dihimpun OB menunjukkan, dari tahun ke tahun nilai modal yang ditanamkan di kota industri ini selalu naik. Tahun 2004 nilai investasi mencapai 3.819.000.000 dolar Amerika Serikat (AS), 2005 mencapai 4.080.000.000 dolar AS, 2006 sebesar 4.470.000.000 dolar AS dan 2007 menembus 4.765.000.000 dolar AS. Lebih lanjut John mengatakan, pihaknya cukup terkesan melihat keseriusan pemerintah yang memberikan kemudahan kepada investor dengan membangunkan gedung pelayanan satu atap untuk menyambut datangnya era perdagangan bebas. Dalam pelayanan satu atap itu sendiri, terdapat unsur Badan Koordinasi Penanaman Modal, Departement Hukum dan HAM (Ditjen Imigrasi & Pelayanan Hukum), Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Departemen Keuangan (Ditjen Pajak dan Beacukai), Pemerintahan Kota Batam dan OB. ''Batam sudah berada di rel yang benar,'' kata lelaki yang pagi itu mengenakan batik warna hitam kombinasi kuning emas ini. Supaya hubungan dagang Indonesia-Kanada semakin erat, John berjanji bakal mempromosikan Batam ke sejumlah pengusaha di negerinya. (ros)
