Surat Pujian Mohammad Hatta Atas Pengorbanan Rakyat Karo
Suatu Ketika Wakil Presiden Republik Pertama
Indonesia pernah mengirimkan surat pujian terhadap seluruh Rakyat Karo.
Surat pujian yang diberikan oleh seorang wakil presiden tentunya
bukanlah tanpa alasan, namun surat pujian yang didapat tentunya
dilandasi dengan perjuangan Rakyat Karo yang begitu besar didalam hal
mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia pada masa penjajahan dan
yang paling penting adalah pada saat agresi militer Belanda I tahun
1947.
Pada saat agresi militer Belanda yang pertama, Di Tanah
Karo sempat diberlakukan taktik Bumi Hangus untuk mempertahankan
cita-cita luhur kemerdekaan Republik Indonesia, dan pada saat
pemberlakuan taktik Bumi Hangus ini membuat kota Kabanjahe dan
Berastagi beserta 51 Desa di Tanah Karo menjadi lautan Api.
Selanjutnya
melihat begitu besarnya pengorbanan rakyat karo ini, wakil presiden
Drs. Mohammad Hatta menulis surat pujian kepada rakyat Karo dari Bukit
Tinggi pada tanggal 1 Januari 1948. Adapun surat wakil presiden
tersebut selengkapnya sebagai berikut:
Bukittinggi, 1 Januari 1948
“Kepada Rakyat Tanah Karo Yang Kuncintai”.
Merdeka!
Dari
jauh kami memperhatikan perjuangan Saudara-saudara yang begitu hebat
untuk mempertahankan tanah tumpah darah kita yang suci dari serangan
musuh. Kami sedih merasakan penderitaan Saudara-saudara yang rumah dan
kampung halaman habis terbakar dan musuh melebarkan daerah perampasan
secara ganas, sekalipun cease fire sudah diperintahkan oleh Dewan
Keamanan UNO.
Tetapi sebaliknya kami merasa bangga dengan rakyat yang begitu sudi berkorban
untuk mempertahankan cita-cita kemerdekaan kita.
Saya
bangga dengan pemuda Karo yang berjuang membela tanah air sebagai putra
Indonesia sejati. Rumah yang terbakar, boleh didirikan kembali, kampung
yang hancur dapat dibangun lagi, tetapi kehormatan bangsa kalau hilang
susah menimbulkannya. Dan sangat benar pendirian Saudara-saudara, biar
habis segala-galanya asal kehormatan bangsa terpelihara dan cita-cita
kemerdekaan tetap dibela sampai saat yang penghabisan. Demikian pulalah
tekad Rakyat Indonesia seluruhnya. Rakyat yang begitu tekadnya tidak
akan tenggelam, malahan pasti akan mencapai kemenangan cita-citanya.
Di
atas kampung halaman saudara-saudara yang hangus akan bersinar kemudian
cahaya kemerdekaan Indonesia dan akan tumbuh kelak bibit kesejahteraan
dan kemakmuran rakyat Karo, sebagai bagian dari pada Rakyat Indonesia
yang satu yang tak dapat dibagi-bagi.
Kami sudahi pujian dan
berterima kasih kami kepada Saudara-saudara dengan semboyan kita yang
jitu itu: “Sekali Merdeka Tetap Merdeka”.
Saudaramu,
sumber Refrensi : www.karokab.go.id dan www.mergasilima.com
Best Regarts
www.dausmedia.cjb.net