Sebenarnya inilah menjadi pertanyaan bagi kita dan untuk kita cari
jawabannya dan mudah-mudahan dengan demikian kita bisa keluar dari masalah
ini. Artinya kita mengharapkan bahwa dari pandangan umum orang tidak lagi
menganggap bahwa kalau asal dari Medan pasti orang batak.

Secara sederhana hal kecil yang seriang saya lakukan di lingkungan kerja dan
dalam kehidupan sehari-hari kalau berkenalan dengan seseorang biasanya dia
menanyakan "asal dari mana" lalu saya jawab dari Medan. Dan mereka pasti
bilang " Horas bah" lalu saya jawab: Apa artinya itu? Walaupun sebenarnya
saya tau artinya. Pasti mereka bilang, orang batak kan? Inilah kesempatan
saya menjelaskannya.

 

Bujur ras MJJ

 

Ginting's

 

  _____  

From: Alexander Firdaust [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Monday, June 30, 2008 6:45 PM
To: [EMAIL PROTECTED]; [email protected];
[EMAIL PROTECTED]
Subject: [komunitaskaro] Batak Karo: Fenomena Salah Kaprah?

 


sumber: http://indonesiasar
<http://indonesiasaram.wordpress.com/2007/01/06/batak-karo-fenomena-salah-ka
prah/> am.wordpress.com/2007/01/06/batak-karo-fenomena-salah-kaprah/

 

Sudah menjadi hal yang umum di nusantara bahwa masyarakat Batak amatlah
dominan di Sumatera Utara. Bahkan kota Medan sendiri sering dianggap sebagai
kotanya rakyat Batak. Akibatnya, setiap orang yang berasal dari kota
tersebut selalu dianggap mampu berbahasa Batak. Padahal Medan merupakan kota
yang masyarakatnya jamak sehingga bahasa Batak tentu saja bukan menjadi
bahasa dominan.

Penduduk salah satu kota terbesar di Indonesia ini sangat majemuk. Di
antaranya ada etnis India, Cina, Jawa, Melayu, Sunda, Minang, Ambon, Manado,
dan tentu saja Batak. Dengan demikian, bahasa Indonesia tentu saja menjadi
bahasa yang dominan. Tentunya di kalangan etnis masing-masing penggunaan
bahasa Indonesia tidak selalu ditekankan. Misalnya saja, etnis Cina di sana
akan memakai bahasa Hokkian, sedangkan etnis Indianya kadang berbahasa India
(apakah itu bahasa Urdu atau bukan saya kurang tahu).

Sebenarnya, Provinsi Sumatera Utara tidak hanya dihuni oleh etnis Batak
sebagai etnis yang (mungkin) paling dominan, khususnya di daerah Tapanuli.
Masih ada etnis lain, yaitu Karo. Sebagai etnis yang mandiri, suku Karo
memiliki bahasanya sendiri. Dan ini tentunya membedakan bahasa Karo dengan
bahasa Batak. Misalnya, untuk menyebut 'ini', orang Batak akan menyebut on
sedangkan orang Karo akan menyebutnya endah.

Namun, berkembang pula suatu bentuk salah kaprah, khususnya bagi orang-orang
di luar provinsi tersebut. Sebagian besar orang berpendapat bahwa etnis Karo
adalah Batak juga. Maka seringlah terdengar, misalnya, "Wah, saya tadi
bertemu dengan seorang Batak Karo." Padahal, Batak dan Karo, sebagaimana
disebutkan sebelumnya, adalah dua etnis yang berbeda.

Saya menangkap salah kaprah ini didasarkan pada kenyataan bahwa etnis Batak
sendiri terdiri dari beberapa, katakanlah, cabang lagi. Di antaranya ada
Simalungun, Mandailing, dan Toba. Oleh karena itu, orang sering mendengar
Batak Simalungun untuk menyebut orang Simalungun, demikian seterusnya.
Kiranya inilah yang terjadi pada etnis Karo.

Saya juga pernah mendengar hal yang sama mengenai etnis Jawa dan etnis
Sunda. Beberapa orang menyebutkan etnis Sunda itu sebagai orang Jawa juga.
Apakah benar demikian? Rasanya tidak juga.

Salah satu strategi untuk melihat kebenaran hal ini ialah melalui bahasa.
Perbandingan tersebut dalam ilmu linguistik disebut linguistik komparatif.
Bila bertujuan menyelidiki persamaan/perbedaan rumpun bahasa namanya
linguistik historis komparatif. Misalnya saja, bila ada satu kata yang cara
pelafalan maupun penulisannya serupa, bisa dicurigai sebagai satu bahasa
yang sama/serumpun. Setelah itu, selidiki apakah maknanya mendekati atau
tidak. Tentu saja penyelidikannya tidak bisa didasarkan hanya pada satu kata
saja.

Amatlah penting bagi kita untuk mempelajari hal seperti ini untuk
menghindari salah paham dengan saudara-saudari kita dari etnis berbeda.
Malahan akan lebih baik lagi bila kita bertanya langsung mengenai hal ini.
Yah, hitung-hitung menghindari hal-hal yang tidak diinginkanlah.



Best Regarts

www.dausmedia. <http://daustcoker.blogs.friendster.com/> cjb.net

 

 


Kirim email ke