Mau nanya dikit nih Tur.
 
Gimana caranya dapat pesangon dengan status resign? Karena disini kalau
resign yg didapat hanya uang terima kasih yg diatur pada peraturan
perusahaan. Pesangon cuma dapat kalau di PHK. Untuk referensi, mana tau ke
depan mau resign juga :)
 
 
Regards,
----------------------------------

  Evita Sari Ginting (Ms)

  QUALITY CONTROL, HDD

  NOK PRECISION COMPONENT BATAM

  Tel : (+62)(0770) 611634

  Fax : (+62)(0770) 611652

-----------------------------------



 
<http://groups.yahoo.com/group/tanahkaro/message/25236;_ylc=X3oDMTJyNmZyMnZv
BF9TAzk3MzU5NzE1BGdycElkAzIwMDU1ODcEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDgzNzY0BG1zZ0lkAzI1MjM2
BHNlYwNkbXNnBHNsawN2bXNnBHN0aW1lAzEyMTQ5OTIxNTM-> Orang Karo diantara Orang
Batak 


Posted by: "Martin Peranginangin"
<mailto:[EMAIL PROTECTED]
Re%3AOrang%20Karo%20diantara%20Orang%20Batak> [EMAIL PROTECTED] 


Tue Jul 1, 2008 10:49 am (PDT) 

Judul diatas merupakan judul buku yang pernah aku tulis tahun 2004 lalu.
Lima kata itu lahir dari hasil perenungan yang cukup lama. Begini ceritanya.
Tahun 2003 aku resign  dari HSBC Jakarta setelah bekerja 6 tahun di sana.
Hampir saja uang pesangon tak kudapatkan waktu itu. Tapi setelah 2x
pertemuan dengan Muchtar Pakpahan, serta 35 orang teman ketika itu, akhirnya
pesangon aku terima. Hmm, ternyata dunia ini kadang-kadang perlu juga
'gertakan' pikirku. Februari 2004 kemudian aku menikah. Bukan maksudku
petua-tuaken, tapi biaya pernikahan di Jambur Namaken dibiayai dari hasil
tabungan. 
 

Kirim email ke