Kamis, 28/08/2008 17:56 WIB
SBY Semprot Tiga Pejabat Negara Saat Sidang Kabinet
Anwar Khumaini - detikNews
Jakarta - Presiden SBY marah bukan kepalang. Ia membentak tiga pejabat negara
yang asyik ngobrol. Ia tersinggung para pejabat itu tidak serius mendengarkan
ucapannya.
Peristiwa itu terjadi saat SBY memberikan pengarahan dalam Sidang Kabinet di
Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2008).
Dalam sidang itu dibahas antara lain tentang kontrak ekspor liquefied natural
gas (LNG) Tangguh yang akan dinegosiasikan dengan pemerintahan China.
Awalnya suasana pengarahan itu tenang-tenang saja. SBY memulainya dengan
memberikan penjelasan LNG. Setelah SBY, giliran Wapres Jusuf Kalla (JK) yang
memberikan penjelasan.
JK menceritakan pertemuannya dengan Presiden China Hu Jintao dan membahas LNG
Tangguh tersebut. Setelah JK selesai bercerita, SBY memberikan kesimpulan.
Di sela-sela menyampaikan kesimpulan itu, tiba-tiba SBY menunjuk ke tiga
pejabat negara. Pejabat itu diketahui sedang asyik ngobrol.
"Hai jangan ngobrol sendiri! Dengarkan! Jangan berbicara sendiri dong! Coba
sini, ini masalah penting!" ucap SBY.
Belum dapat dipastikan siapa yang dimarahi SBY. Namun bila dilihat dari arah
tangan SBY sepertinya menunjuk ke Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Syamsir
Siregar, Kepala BKPM M Lutfi, dan Kepala BPS Rusman Heriawan.
Suasana pun menjadi hening. Beberapa pejabat yang ditunjuk itu langsung diam.
Kemudian SBY kembali melanjutkan ucapannya. Dia mengatakan kasus LNG Tangguh
ujian di pemerintahannya.
"Mari kita jadikan ini sebagai pelajaran yang baik. Saya ajak kepada semuanya
mari kita melangkah ke depan untuk menuju yang baik lagi. Tolong jangan
sebarkan berita yang justru membuat rakyat menjadi bingung," kata SBY.
Dalam rapat itu hadir semua menteri Kabinet Indonesia Bersatu, Kapolri Jenderal
Pol Sutanto, Jaksa Agung Hendarman Supandji dan Panglima TNI Jenderal TNI Djoko
Santoso.(nik/iy)
-
Kamis, 28/08/2008 19:00 WIB
Terima Ormas Islam
SBY Mencapreskan Diri Jika Dikehendaki Masyarakat
Anwar Khumaini - detikNews
Jakarta - Pemilu legislatif dan Pilpres 2009 tak lama lagi akan digelar.
Masing-masing calon sudah mulai unjuk gigi. Demikian juga Presiden SBY, meski
tidak langsung menyatakan akan maju di Pilpres 2009, namun dia mengisyaratkan
akan kembali ikut merebut kursi empuk kepresidenan.
Hal tersebut terungkap saat Presiden SBY mendapatkan kunjungan dari ormas Islam
Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). SBY kembali mengatakan, jika rakyat
masih mengharapkan, dia akan maju di Pilpres 2009.
LDII, melalui ketua umumnya Prof Abdullah Syam, bertanya mengenai kesiapan SBY
apakah hendak maju lagi dalam Pilpres 2009. "Beliau menjawab dengan arif,
diplomatis, dan agak panjang," kata Prasetyo saat jumpa pers usai bertemu
Presiden SBY di Istana Negara, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis
(28/8/2008).
Menurut Abdullah, SBY memberi sinyal akan maju lagi dalam Pilpres 2009.
"Seandainya kepemimpinannya bermanfaat bagi bangsa dan negara Indonesia serta
program-programnya sudah terlaksana dengan baik dan masyarakat menghendakinya,
maka SBY akan kembali mencalonkan diri," ujar Abdullah menirukan SBY.
Dalam pertemuan tersebut, juga disampaikan hal-hal mengenai proses
demokratisasi dan penegakan hukum yang sudah dijalankan pemerintahan SBY.
"Pokoknya LDII melakukan sesuatu sesuai dengan amar ma'ruf nahi munkar, apa
yang baik kami sampaikan, apa yang perlu diperbaiki juga kami sampaikan," ujar
juru bicara LDII, Prasetyo Sunaryo.
Usai menerima LDII, SBY juga menerima Konsorsium Pesantren Indonesia dan
Pameran Pesantren se-Indonesia yang sudah berlangsung pada 20-28 Agustus lalu
di Bandung.
Pada kesempatan itu, Konsorsium Pesantren menyampaikan amanah dari masyarakat
pesantren kepada Presiden. Amanah itu adalah meminta kepada Presiden untuk
menciptakan perubahan kehidupan berbangsa dan bernegara yang berkesinambungan.
"Selama ini perubahan yang terjadi berubah-ubah tanpa ada kesinambungan," jelas
Abdullah Mubarok, ketua panitia Konsorsium Pesantren.
(anw/nrl)
--
__________________________________________________________
Går det långsamt? Skaffa dig en snabbare bredbandsuppkoppling.
Sök och jämför priser hos Kelkoo.
http://www.kelkoo.se/c-100015813-bredband.html?partnerId=96914325