ini bukan ramalan tapi analisa dari realita , yang jelas masa saat ini 
sudah mirip dengan kondisi sebelum PD 2 , tepatnya Jerman di masa 
1928-1929. Sudah banyak buku yg menulis seperti itu dengan alasan 
krisis kapitalisme sekarang benar2 terjadi: huge Unemployment di 
eropa timur ,  kerajaan inggris nyaris collapse dan di AS 
bank2nya sudah bangkrut.

apa yg akan terjadi di masa depan ? perang ? global fascism ? global 
warlordism ? .. masih panjang ceritanya.

Carlos





--- In [email protected], "MU Ginting" <gintin...@...> wrote:
>
> Saya masih ingat bagaimana orang Karo siadi juga sering bikin 
> ramalan, terutama yang ada hubungannya dengan alam atau kejadian 
> alam. Saya ingat laki saya (bulang, bolang) meletakkan sarung 
> parangnya diatas sesuatu dan mulai ertabas sambil mutar-mutar arah 
> sarung parang itu. 
> Apakah masih ada orang tua Karo yang bisa meramalkan alam? Menarik 
> juga kalau ada. 
> Tapi kalau menurut ramalan selikuran, mestinya angkanya 22, pasti 
> sakralnya hehehe . . . 
> Bujur ras mejuah-juah
> MUG 
> 
> 
> --- In [email protected], Alexander Firdaust 
> <daustcoker@> wrote:
> >
> > Mungkin ada ribuan bahkan jutaan artikel yang membahas tentang ini 
> di situs-situs internet, bahkan ada yang melengkapi dengan ilustrasi 
> video, bahkan sebentar lagi "kiamat 2012" akan difilm kan dan 
> filmnya akan keluar pada bulan november mendatang? namun mengingat 
> belum ada media lokal yang meliput pemberitaanya secara serius maka 
> saya kira tabu membahas hal tersebut ke milist tempat kita 
> berdiskusi selama ini, namun ketika hari di situs kompas juga telah 
> mulai memuat beritanya, maka saya juga ikut tertarik untuk 
> memposting artikel yang ditulis kompas tersebut ke milist kita, 
> berikut adalah berita selengkapnya:
> > 
> > Sumber: 
> 
http://kompas.com/read/xml/2009/02/23/09541073/2012.masa.paling.sakra
> l.dan.berbahaya
> > 
> > Heboh ramalan tahun 2012 sudah berlangsung lama, tetapi baru 
meluas
> > sekitar 10 tahun terakhir. Penelitian tentang hal itu dilakukan 
> banyak
> > ahli dari berbagai bidang ilmu dan puluhan buku sudah 
> diterbitkan.Observasi
> > astronomi sangat akurat selama berabad-abad para astronom genius 
> Maya
> > memberi pertanda, tanggal 21/12/2012 akan menjadi kelahiran zaman 
> baru.
> > Masa itu paling sakral sekaligus paling berbahaya dalam sejarah 
> Bumi.Menurut
> > Laurence E Joseph dalam Apocalypse 2012, tanggal 21/12/2012 
> merupakan
> > titik balik musim dingin tahunan ketika belahan Utara Bumi berada 
> di
> > titik terjauh dari Matahari sehingga siang sangat pendek.Pada
> > tanggal itu, tata surya dengan Matahari sebagai pusatnya, seperti
> > diyakini bangsa Maya, akan menutupi pemandangan pusat Bimasakti 
> dari
> > Bumi. Para astronom Maya Kuno menganggap titik pusat ini sebagai 
> rahim
> > Bimasakti. Keyakinan itu didukung banyak pembuktian para astronom
> > kontemporer bahwa di situlah tempat terciptanya bintang-bintang 
> galaksi.Saat
> > ini, sejumlah lembaga penelitian ilmiah mengenai atmosfer, ruang
> > angkasa, dan teknologi di Barat menduga ada lubang hitam tepat di 
> pusat
> > itu yang menyedot massa, energi, dan waktu, yang menjadi bahan 
baku
> > penciptaan bintang masa depan.Untuk pertama kalinya dalam 26.000
> > tahun, energi yang mengalir ke Bumi dari titik pusat Bimasakti 
akan
> > sangat terganggu pada 21/12/2012, tepatnya pukul 11.11 malam. 
> Semua itu
> > disebabkan guncangan kecil pada rotasi Bumi.Bangsa Maya yakin,
> > sesingkat apa pun terputusnya pancaran dari pusat galaksi akan 
> merusak
> > keseimbangan mekanisme vital Bumi dan tubuh semua makhluk, 
termasuk
> > manusia.Memaknai ramalanAda yang menginterpretasikan 21/12/2012 
> sebagai ”kiamat”, tetapi banyak pula yang memaknainya secara 
> kontemplatif.Pakar
> > psikologi transpersonal dari AS, Dr Beth Hedva, yang ditemui di 
> Jakarta
> > beberapa waktu lalu, mengibaratkan Ibu Bumi sudah sangat dekat 
> waktunya
> > melahirkan. Proses kelahiran tak hanya diiringi darah dan 
> penderitaan,
> > tetapi juga harapan dan janji.”Selalu terjadi kontraksi,” ujar
> > Beth Hedva. Wujudnya perang, kekejian, dan bencana akibat 
> penghancuran
> > lingkungan dan perusakan atmosfer Bumiâ€"dampak kebencian dan 
> keserakahan
> > manusiaâ€"serta bencana yang disebabkan faktor manusia dan 
> nonmanusia.Dalam
> > antologi The Mystery 2012: Predictions, Prophecies & Possibilities
> > (2007), ahli sistem komputer untuk ruang angkasa yang menjembatani 
> ilmu
> > pengetahuan dan spiritualitas, Gregg Braden, menyatakan, yang
> > terpenting bukan apa yang akan terjadi, tetapi bagaimana potensi
> > kolektif muncul dari pemahaman holistik dan kesadaran tentang 
siapa
> > diri kita di tengah Semesta Raya.Ahli fisika biologi dan ahli
> > kanker pada Organisasi Kesehatan Dunia, Carl Johan Calleman, 
> peneliti
> > Kalender Maya, mengingatkan pada transformasi kesadaran 
> manusia.Robert
> > K Stiler, Direktur Program Kajian Amerika Latin Universitas 
> Stetson di
> > DeLand, Florida, AS, menambahkan, ”Apa pun maknanya, bangsa Maya
> > mengajak kita merengkuh hidup berkualitas dan kesehatan planet 
> Bumi.”Tahun
> > 2012 adalah tahun berjaga dengan menyadari teknologi saja tak 
> menjamin
> > keberlangsungan Bumi. Begitu diingatkan José Argüelles, PhD, 
ahli
> > Kalender Maya dan pakar sejarah seni dan estetika dari Universitas
> > Chicago.”Kalau kita tidak berjaga, planet Bumi akan hancur
> > secara alamiah karena sekarang sudah jauh dari seimbang,” ia
> > menambahkan. ”Pikiran manusia secara massal dikontrol dan 
> dimanipulasi
> > pemerintah dan institusi-institusi yang menjadi faktor kunci 
> kehidupan
> > modern.”Christine Page, dokter medis, ahli homeopati dan
> > kesehatan holistik, menjelaskan, tanggapan pada zaman baru sangat
> > tergantung pada kemampuan memahami kesalingterkaitan dan 
> menghargai Ibu
> > Bumi. ”Alam dan semua makhluk hidup di Bumi adalah bagian diri 
> kita
> > yang harus diperlakukan penuh martabat, penghargaan, dan cinta,”
> > ujarnya.Jadi, pilihan ada di tangan manusia: membiarkan planet 
> Bumi hancur atau melanjutkan evolusinya. Mari kita renungkan….
> > 
> > Salam Mejuah Juah
> > 
> > Karo Cyber Community
> >
>

Kirim email ke