> "The very purpose of our life is happiness, the very motion of our life is
> towards happiness.", kata Dalai Lama. Kekerabatan etnis, demokrasi,
> sosialisme, pasti juga untuk kebahagiaan manusia. Sosialisme China di Tibet
> tidak mendatangkan kebahagiaan bagi rakyat Tibet, sosialisme Yugoslavia tidak
> mendatangkan kebahagiaan bagi Bosnia, Kosovo dsb, begitu juga sosialisme
> Rusia atas Baltik, Moldavia dsb. Apa yang mereka berikan ialah dominasi
> tirani mayoritas China, Serbia, Rusia, atas etnis-etnis minoritas didaerah
> 'nasional' nya masing-masing. Mungkinkah Karo atau Gayo bisa dapat
> kebahagiaan dibawah tirani mayoritas? Inikah fase pertama perjuangan
> menghilangkan ketidakadilan di daerah? Atau haruskan perjuangan untuk
> keadilan ini dimulai didaerah?
>>
Hmmm cuman kan contoh yg dipakai itu (RUsia,Yugo) adalah SosDox , bukanya
SosDem. SosDox = sosialis yg orthoDox :) bukan SosDem.
aku mau tahu juga kenapa bisa ditarik kesimpulan Sistem Kekerabatan Karo itu
dekat dengan SosDem.
[ Walaupun mungkin memang benar demikian , tetapi ada contoh kesalahan
pemahaman fundamental seperti "Pancasila" itu yg diyakini berasal dari
"Kehidupan Asli Leluhur Nenek Moyang kita". Padahal kan pancasila itu copy
paste dari nasionalismenya Sun Yat Sen dan sosialisme Barat ]
bujur,
Carlos