Berita dari website KBRI Den Haag in ( lihat 
http://www.id.indonesia.nl/content/view/477/59/ atau lihat di bawah tulisan 
ini) mengisyaratkan betapa pentingnya Karo punya media sendiri yang 
meng-internasional.

Di berita itu tidak disebutkan satu katapun yang mengingatkan peran Karo dalam 
acara yang diberitakan, padahal media-media lokal di Leiden peran Karo 
diberitakan secara mencolok. Berita yang lumayan lengkap mengenai acara ini dan 
peran Karo sebagai pembuka acara dapat dilihat di Tabloid SORA SIRULO edisi 
Desember 2009.

Karena itu, kami juga merasa berkepentingan memberitakan penampilan seni budaya 
Karo di Tainan (Taiwan) di edisi Desember 2009 sebagai Laporan Khusus.


PAMERAN SUMATERA TERCINTA DI RIJKSMUSEUM VOOR VOLKENKUNDE LEIDEN                
                                                        
                                                        
                                
                                        
                        
                                                        
                                        
                                                
                                
                                                        
                                
                                        
                        
                                                
                        
                        
                
                                        
                                
                                        Kamis, 15 Oktober 2009                  
        
                        
                                        
                        
                                  Pameran “Sumatra Tercinta” di Rijksmuseum 
voor Volkenkunde (RMV) Leiden, yang menampilkan lebih dari 150 barang
pameran dari Sumatra telah dibuka secara resmi oleh Direktur Jenderal
Nilai Sejarah dan Purbakala – Departemen Kebudayaan dan Pariwisata
didampingi wakil dari KBRI pada tanggal  13 Oktober 2009 yang lalu. 
Acara Pembukaan dihadiri oleh lebih dari 200 undangan dari berbagai
kalangan.

Pameran tersebut merupakan kerjasama antara RMV
Leiden, Museum Nasional Indonesia dan didukung Museum Propinsi Sumatera
utara, Museum Propinsi Sumatera Barat, Museum Propinsi Sumatera Selatan
serta Museum Propinsi Jambi.

Pameran ini merupakan kelanjutan kerjasama di bawah skema ”The New Museum” yang 
telah terwujud melalui pameran Treasures of Sumatera di Museum Nasional 
Indonesia, tanggal 8 Juni hingga 8 September 2009 yang lalu. 

Selain
itu, sebagai salah satu wujud nyata keprihatinan RMV atas bencana gempa
bumi di Sumatera Barat, museum tersebut akan menyisihkan 1 euro untuk
setiap pembelian tiket masuk pengunjung pameran tersebut. RMV juga akan
menyediakan kotak sumbangan yang bagi para pengunjung yang ingin
memberikan donasinya.

Adapun pameran Sumatera Tercinta ini akan berlangsung dari tanggal 14 Oktober 
2009 s/d 25 April 2010.  



      

Kirim email ke