Dampak rusaknya jalan negara jurusan Kabanjahe-NAD, mengakibatkan beberapa truk terbalik dan amblas di badan jalan yang mengalami kerusakan cukup parah di Dusun Lisang Kecamatan Tigabinanga, Selasa (24/11).
Akibat dump truk muatan batu dolomit terbalik di kilometer 115 itu, Selasa (24/11) pukul 04.00 WIB, sampai berita ini dikirim, Selasa (24/11) pukul 18.00 WIB, transportasi macat total setelah dua truk menyusul amblas di badan jalan yang rusak itu. Sejumlah informasi diperoleh SIB dari warga setempat menyebutkan, selain dump truk yang terbalik datang dari arah Kutabuluh, Dairi itu, truk sarat muatan jagung datang dari Mardinding ikut terperosok ke badan jalan yang amblas menyusul mobil tangki dari Pertamina Nopol BK 9101 DN sarat muatan bahan bakar solar datang dari arah Medan menuju Aceh Tenggara, Selasa (24/11) sekitar pukul 13.00 WIB ikut terperosok ketika mencoba melintasi badan jalan yang amblas beberapa meter itu. Sampai berita ini dikirim, Selasa (24/11) mobil tangki tersebut masih terjebak dan belum dapat dievakuasi. Masyarakat setempat dan awak truk yang mogok di sekitar lokasi ikut membantu. Namun upaya tetap sia-sia akibat beratnya mobil tangka yang mau dievakuasi sehingga seribuan truk, angkot dan mobil pribadi sepanjang puluhan kilometer macat total. Kasat Lantas Polres Karo AKP P Nainggolan yang dikonfirmasi SIB, Selasa (24/11) melalui telepon selulernya membenarkan kejadian tersebut. Ruas jalan sekitar itu memang cukup rawan dilintasi. Selain sempit, juga sudah lama mengalami kerusakan yang cukup parah dan lokasi itu pernah juga amblas akhir tahun 2008 silam membuat kejadian serupa terjadi. “Kita akan mencoba menghubungi pihak PU Bina Marga Kabupaten dan Propinsi, mudah-mudahan kerusakan itu segera dapat diperbaiki,” ujarnya saat menuju ke lokasi. Melihat rusaknya jalan di lokasi tersebut, diingatkan kepada masyarakat yang datang dari arah Medan menuju Kotacane atau daerah lainnya agar sementara tidak membawa beban yang berat, pasti tidak akan dapat melintasi badan jalan itu. Kecuali datang dari arah Mardinding atau NAD menuju arah ke Medan dapat melintasinya karena kondisi jalan menurun. Sedangkan dari arah Tigabinanga ke arah Kotacane atau NAD, kondisi jalan menanjak. “Kalau pun dapat melintasi, harus jemping. Kalau tidak, pasti terperosok lagi,” ujar Kasat AKP P Nainggolan.(M37) Sumber: http://hariansib.com/?p=100401 Salam Mejuah Juah Karo Cyber Community
