'tanggung jawab siapa?' hehehe . . . kok ketawa? Ada tanggung jawab bupati, jalan kabupaten, gubernur jalan propinsi, negara . . . gak tau siapa lagi yang punya jalan, kalah jalan kuda . . . Beberapa hari lalu kita dengar DPRD Karo prihatin melihat jalan, dan sudah lama mereka prihatin, sudah bertahun-tahun. Bupati Karo, prihatin juga tak pernah dengar. Pilgub pakai jalan cari suara tadinya, begitu juga pemilu legislatif. Sekarang suara apa pula. Tunggu lagi pemilu, banyak lagi yang prihatin dan bersuara. Persoalan lain. Pemakai jalan ada yang bersepeda, mobil, bus, dan terberat merusak jalan ialah truk-truk muatan banyak sampai belasan ton atau lebih. Kadang ditimbang (ada aturannya lho) dan bayar ditempat. Kadang tak ditimbang, bayar juga. "Jangan Mimpi Ada Polisi 'Bersih', kata ketua MK Mahfud, betul juga. Soal tanggung jawab juga 'kali. Tapi kalau bikin proyek pada berlomba ambil tanggung jawab, haha . . qok gitu. Kalau gagal atau jalan rusak hilang lagi yang bertanggung jawab. Bailout, semua ingin dapat dan bandar harus dibayar dulu (Algojo dan Anggoro),dan tak tanggung-tanggung 6,7 T. Ini ada yang bertanggung jawab karena sudah lebih dahulu dilindungi UU ditanda tangani presiden SBY dan dengan Rahmat Tuhan Yang Mahaesa pula. Tanggung jawab juga . . . Jadi tetap tergantung berapa duitnya hehehe . . qok ketawa . . "Hidup adalah pesta", kata satu bangsa di kutub utara, mari ketawa. Mejuah-juah MUG
--- In [email protected], renaldi ananta <reyjanme...@...> wrote: Re: [tanahkaro] Dampak rusaknya jalan negara Kabanjahe-NAD memang suguh tragis nasib jalan negara kabanjahe menuju NAD... seingat saya waktu saya masih smp di batukarang slah satu jalan favorit saya kalo ke kabanjahe adalah jalan lintas k. jahe Aceh, karena kondisi jalan yang sangat mulus sekali... sampai saya sma.. tidak pernah saya temukan jalan berlubang di sepanjang jalan itu ... sedikit rusak langsung di perbaiki.... dan bukan hanya itu saja jalan antara singgamanik sampai k. jahe sering kali di pake untuk balapan liar ... karena kondisi jalan yang sangat bagus,,,, tapi sekarang hati saya miris melihat kondisi jalan dari singgamanik menuju K. jahe... bisa kita mancing di tengah jalan waktu musim hujan karena jalanan rusak berat... ... kadang saya berpikir itu menjadi tanggung jawab siapa????????? Mjj rey --- On Tue, 11/24/09, Alexander Firdaust <daustco...@...> wrote: From: Alexander Firdaust <daustco...@...> Subject: [tanahkaro] Dampak rusaknya jalan negara Kabanjahe-NAD To: [email protected], [email protected], [email protected] Date: Tuesday, November 24, 2009, 11:49 PM Dampak rusaknya jalan negara jurusan Kabanjahe-NAD, mengakibatkan beberapa truk terbalik dan amblas di badan jalan yang mengalami kerusakan cukup parah di Dusun Lisang Kecamatan Tigabinanga, Selasa (24/11). Akibat dump truk muatan batu dolomit terbalik di kilometer 115 itu, Selasa (24/11) pukul 04.00 WIB, sampai berita ini dikirim, Selasa (24/11) pukul 18.00 WIB, transportasi macat total setelah dua truk menyusul amblas di badan jalan yang rusak itu. Sejumlah informasi diperoleh SIB dari warga setempat menyebutkan, selain dump truk yang terbalik datang dari arah Kutabuluh, Dairi itu, truk sarat muatan jagung datang dari Mardinding ikut terperosok ke badan jalan yang amblas menyusul mobil tangki dari Pertamina Nopol BK 9101 DN sarat muatan bahan bakar solar datang dari arah Medan menuju Aceh Tenggara, Selasa (24/11) sekitar pukul 13.00 WIB ikut terperosok ketika mencoba melintasi badan jalan yang amblas beberapa meter itu. Sampai berita ini dikirim, Selasa (24/11) mobil tangki tersebut masih terjebak dan belum dapat dievakuasi. Masyarakat setempat dan awak truk yang mogok di sekitar lokasi ikut membantu. Namun upaya tetap sia-sia akibat beratnya mobil tangka yang mau dievakuasi sehingga seribuan truk, angkot dan mobil pribadi sepanjang puluhan kilometer macat total. Kasat Lantas Polres Karo AKP P Nainggolan yang dikonfirmasi SIB, Selasa (24/11) melalui telepon selulernya membenarkan kejadian tersebut. Ruas jalan sekitar itu memang cukup rawan dilintasi. Selain sempit, juga sudah lama mengalami kerusakan yang cukup parah dan lokasi itu pernah juga amblas akhir tahun 2008 silam membuat kejadian serupa terjadi. âKita akan mencoba menghubungi pihak PU Bina Marga Kabupaten dan Propinsi, mudah-mudahan kerusakan itu segera dapat diperbaiki,â ujarnya saat menuju ke lokasi. Melihat rusaknya jalan di lokasi tersebut, diingatkan kepada masyarakat yang datang dari arah Medan menuju Kotacane atau daerah lainnya agar sementara tidak membawa beban yang berat, pasti tidak akan dapat melintasi badan jalan itu. Kecuali datang dari arah Mardinding atau NAD menuju arah ke Medan dapat melintasinya karena kondisi jalan menurun. Sedangkan dari arah Tigabinanga ke arah Kotacane atau NAD, kondisi jalan menanjak. âKalau pun dapat melintasi, harus jemping. Kalau tidak, pasti terperosok lagi,â ujar Kasat AKP P Nainggolan.( M37) Sumber: http://hariansib. com/?p=100401 Salam Mejuah Juah Karo Cyber Community
