Tapi luar biasa juga ya, bisa sampai 10 pasang? Kok gampang kali ya jadi calon? Lebih luar biasa, pasangan calon juga banyak dari dari independen. Apakah ini menjadi fenomena baru dalam konteks politik lokal di Tanah Karo? Konon, masyarakat karo adalah masyarakat yg sangayt ideologis. Dgn fakta ini, apakah calon perorangan ini berpolitik secara ideologis, hingga banyak masyarakat mendukung mereka.
Atau fakta lainnya, apakah PDIP di Tanah Karo sudah tidak identik lagi dengan Soekarno? Artinya PDIP memang bukanlah partai politik berbasiskan ideologis. Selama ini hanya menumpang nama besar Soekarno saja. Jawabannya, kita tunggu saja pada hari pemilihannya. Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...! -----Original Message----- From: Inigo Tarigan <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Tue, 7 Sep 2010 00:29:24 To: <[email protected]>; <[email protected]>; <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: [tanahkaro] Ada yang tahu nomor urutnya?? 10 Pasang....menuju 2 putaran?? 1. Kena Ukur Surbakti/Terkelin Brahmana (PKPB, PKPI, Partai Gerindra, PPIB, PNBKI, PKB, PPI, PBB, Partai Buruh dan Partai Merdeka) 2. Abed Nego Sembiring/Sanusi Surbakti (18.919 suara ) 3. Sumbul Sembiring/Paham Ginting (PIS dan PAN) 4. M Ramli Purba/Rony Barus (Partai Barnas, Partai Patriot, Partai Pelopor, PPRN, PKS dan PPP) 5. Riemenda Ginting SH MH/Aksi Bangun (Partai Demokrat, PDK dan PPPI) 6. Roberto Sinuhaji/Firman Amin Kaban (18.669 suara) 7. Andy Natanael Ginting/Fakhry Samadin Tarigan (19.794 suara) 8. Siti Aminah br Peranginangin/Sumihar Sagala (PDI Perjuangan) 9. Petrus Sitepu/Kornalius Tarigan (19.480 suara) 10. Nabari Ginting/Paulus Sitepu (Partai Golkar, Partai Hanura dan Partai Republikan)
