Gile benar OS yg menjadi Favorite gw sdh ga ada lagi.!

-->
Fedora Gantikan Red Hat Linux 
Reporter : Wicaksono Hidayat

detikcom - Jakarta
Red Hat, perusahaan distributor Linux terkemuka dunia, memutuskan akan 
menghentikan distribusi Red Hat Linux. Pengguna Red Hat Linux diarahkan untuk 
mengadopsi Proyek Fedora. 

Dalam e-mail yang dikirimkan Red Hat ke pelanggan-pelanggannya, Selasa 
(04/11/03), perusahaan asal Amerika Serikat itu menyatakan akan menghentikan 
dukungan bagi Red Hat Linux. Selain itu, Red Hat juga tidak akan memproduksi 
lagi sistem operasi Linux dengan label itu, setelah versi yang terakhir (Red 
Hat 9).

Mulai akhir tahun ini, dukungan Red Hat pada produk gratis Red Hat Linux 
(versi 7.1, 7.2, 7.3 dan 8.0) akan dihentikan. Sedangkan untuk Red Hat Linux 
versi 9, dukungan baru berhenti April tahun depan.

Seperti diketahui, Red Hat Linux adalah rangkaian produk Linux dari Red Hat 
yang bisa didapatkan secara gratis. Sebagai gantinya, Red Hat menyarankan 
pelanggannya untuk beralih ke Red Hat Enterprise Linux.

Proyek Fedora
Namun, penggemar Linux yang menyukai Red Hat tidak usah khawatir. Red Hat 
secara jelas menyatakan dukungannya (tidak resmi) kepada Proyek Fedora.

Fedora adalah sebuah proyek sistem operasi berbasis Linux dengan teknologi 
serupa Red Hat. Disebutkan dalam situsnya, teknologi yang dikembangkan dan 
diujicobakan dalam Fedora biasanya akan dialihkan ke Red Hat. 

Boleh dibilang, Fedora ini semacam ladang percobaan bagi Red Hat. "Red Hat 
Linux akan bergabung dengan Fedora. Dengan banyaknya tujuan yang serupa, jika 
kami bekerja sendiri-sendiri banyak waktu akan terbuang," sebut pernyataan di 
situs Fedora.

Red Hat Inc. secara resmi mensponsori Fedora, dan menyumbangkan tenaga 
ahli-nya untuk mengembangkan Fedora. Namun, Red Hat menegaskan Fedora bukan 
produk yang didukungnya secara teknis (dalam hal penanganan kesalahan, 
pembuatan 'tambalan' dan sebagainya).

Motivasi Uang
Walau bagaimanapun, tidak bisa dipungkiri bahwa tujuan Red Hat 'membunuh' Red 
Hat Linux adalah bisnis. Red Hat Linux jelas-jelas tidak memberikan fulus 
kepada salah satu perusahaan Linux tersukses di dunia ini.

Sebaliknya, Red Hat Enterprise Linux, terbukti bisa menyalakan api di dapur 
Red Hat. Tercatat, US$ 10,4 Juta dalam bentuk dana siap pakai (operating cash 
flow) pernah dihasilkan oleh produk ini, seperti disebutkan laporan keuangan 
September 2003.

Meski Red Hat Linux sudah dinyatakan mati, Red Hat juga tidak ingin kehilangan 
basis komunitas yang telah mendukungnya sejak awal. Itu sebabnya, Red Hat 
tetap mensponsori Fedora.



-- 
Unsubscribe: kirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
Arsip dan info di http://linux.or.id/milis.php

Kirim email ke