santai jack, yg bilang redhat tepu sapa ??
yg dimaksud dg "yang open source suka tepu" adalah sebagai berikut :
pertama, tidak ada pernyataan tegas bahwa open source tepu. artinya yg 'membawa' bendera open sourcenya yg kdg tepu.
kedua, tepu disini artiannya (bahasa gaul neh) pertama gratis, trus jadi komersil. contoh : staroffice.
dan yg terkhir tidak ada unsur politis disini. itu hanya komentar.
katakanlah komentar iseng jika itu bisa membuat anda merasa lebih nyaman :)
saya sendiri suka dan pendukung konsep open source kok


I Gede Wijaya S wrote:

Menipu?Apakah RH menipu? Apa yang dimaksud dengan pernyataan "Open
Source suka tepu" diatas? RH ngak ada, tapi kan GNU/Linux masih bisa
hidup. Itu kan hanya distro saja. Ndak ada Red Hat, pake yang lain, atau
mungkin ingin mencoba dulu Fedoranya. Fedora sepertinya mengambil contoh
Debian, dimana komunitaslah yang mengatur distro, bukan suatu perusahaan
(situs resminya debian adalah www.debian.org). Makanya, Debian ketat sekali dalam pemilihan 
paket yang disertakan, harus benar-2 free bila ingin disertakan, serta lisensinya sesuai dengan 
"Debian Free Software Guidelines (http://www.debian.org/social_contract#guidelines)" 
jadi tidak akan timbul masalah seperti staroffice ituh. Makanya juga, karena alasan lisensi yang 
tidak sesuai dengan DFSG, tidak ada binary Pine,Qmail maupun Ezmlm (contohnya) yang disertakan 
dalam distribusinya. Pemakai ingin memakai? Bisa, install sendiri tapi atau mengambil port dari 
pihak ketiga (biasanya cari di www.apt-get.org/search.php)

Mengapa saya ingin berkomentar soal ini, karena kalo tulisan diatas dibaca
orang yang ndak tahu soal GNU/Linux, akan membuat mereka menyangsikan
penggunannya (apalagi : berapa lama yah perusahaanya ndak akan mati). Berita tsb sudah 
beredar sejak 25 September 2003: http://lwn.net/Articles/49963/






--
Unsubscribe: kirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
Arsip dan info di http://linux.or.id/milis.php



Kirim email ke