untuk kecepatan membakar yang baik itu tidak pasti.. beberapa
menyebutkan 16x cukup, lainnya 8x bahkan 2x aja ada yg gagal...

tetapi karena harga cd yg cukup murah (2000an)... tes dengan berbagai
kecepatan bakar (16x saya menyarankan).

satu hal lagi... JANGAN PERNAH=>
mengekstract ISO (anda bisa buka pake WINRAR) ke sebuah folder dan isi
folder tersebut dibakar... ITU SALAH MAN.. teman saya melakukan hal
tersebut..

sy pake NERO deh untuk contohnya: pertama siapkan CD kosong
lalu open iso (file | new ...) lalu pilih from ISO.
lalu tentukan berapa kecepatan bakar...

jangan anggap sepele.. ini terjadi lho pada teman saya dan juga pada saya!

ingin menambah isinya (itu juga bisa) tetapi tak disarankan.. karena
saya iseng2 nambah isi ISO Knoopix malah GAK JALAN!!! => itu beneran
lho

On 12/10/05, Ery Atmodjo <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>
> --- rianto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> > maaf untuk para advance linux soalnya pertanyaan ini
> > sangat dasar sekali
> > maklum masih newbie
> > yang saya bingungkan apa sih maksudnya Iso cd
> > waktu di internet kok kalo download rata2 pake iso
>
> CD program khan biasanya terdiri dari buanyaak file,
> apalagi seperti GNU/Linux, isinya bukan hanya program
> sistem operasi, tapi juga ratusan aplikasi yang bisa
> berjalan di atasnya.  Nah, tidak terbayangkan
> bagaimana cara mendownload di internet untuk suatu
> distro tertentu.
>
> Jadi file yang banyak-banyak tu dikemas jadi satu file
> saja, dengan format ISO (apa istilah ini ada
> hubungannya dengan standardisasi format?). Kalau
> filenya cuma satu lebih mudah mendownloadnya.  File
> ISO ini, lebih tepatnya ISO image, kayanya bukan
> sekedar dikemas jadi satu, tapi juga berisi informasi
> tentang di mana lokasi file-file tertentu nantinya
> diletakkan kalau ISO image "dibongkar" lagi (CMIIW).
> Misalnya, ada file yang harus terletak di boot sektor,
> kalau sekedar copy biasa, bisa-bisa jatuhnya di lokasi
> lain, dan nggak mau boot.
>
> Waktu kita memindahkan file-file di dalam ISO image ke
> dalam CD, tidak sekedar dicopy ke CD tapi di"bongkar",
> jadi dikeluarkan dari file kemasannya dan file-file
> tertentu diletakkan di lokasi yang tepat.
>
> Tidak semua program bakar CD bisa "membongkar" ISO
> image ke CD. Jadi, harus dilihat.  Pengalaman saya,
> program bawaan laptop hanya bisa mengkopy ISO image
> dari komputer ke CD, tetap dalam bentuk ISO image.
> Kalau pake Nero, bilih ikon "Copy and Backup", lalu
> "Burn image to disc", lalu tinggal ikuti selanjutnya.
> Kata orang, waktu bakar, pilih kecepatan rendah saja,
> misalnya 16x.
>
> CMIIW, mudah-mudahan membantu.
>
> Salam
>
> Ery
>
>
>
>
> __________________________________
> Yahoo! Mail - PC Magazine Editors' Choice 2005
> http://mail.yahoo.com
>
> --
> Unsubscribe: kirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
> Arsip, FAQ, dan info milis di http://linux.or.id/milis
> Tidak bisa posting? Baca:
> http://linux.or.id/problemmilis
> http://linux.or.id/tatatertibmilis
>
>


--
their a world that belong to me... I must seek that world..
or i will conquer it ALL

--
Unsubscribe: kirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
Arsip, FAQ, dan info milis di http://linux.or.id/milis
Tidak bisa posting? Baca:
http://linux.or.id/problemmilis
http://linux.or.id/tatatertibmilis

Kirim email ke