2009/2/4 Okta Pranata S <[email protected]>: >>> [client A] ---- [network A] ---\ /---- [isp A] >>> [routing] >>> [client B] ---- [network B] ---/ \---- [isp A] > ---- > > >> Kalau Client A (Network A) menggunakan IP Local apa bisa dirouting pak ? > > client A gak usah di routing dengan network A > karena client A itukan networknya sama dengan network A > > [clien A]---------------------------[network A]-----\ > IP: 192.168.0.10/24 IP: 192.168.0.1/24 > GW: 192.168.0.1 GW: ke ISP > > network A = 192.168.0.0/24 > >> Yang diragukan oleh penanya, jika menggunakan metode SNAT di mesin >> Gatewaynya, terus default gw untuk mesin itu di isi apa pak ? > > setiap network default gateway-nya ke masing-masing ISP > >> Seandainya di isi 2 default gateway, gimana commandnya ? soalnya saya > > kalo routing static pake iptables di linux bisa kok > kalo routing dynamic ada protocol-nya, untuk di linux bisa pake zebra > untuk command nya, tanya sama om google :D > >> juga belum pernah implementasi hal ini di Linux > > cobain deh pake linux :D > >> >> Nyoman >> > > -- > FAQ milis di http://wiki.linux.or.id/FAQ_milis_tanya-jawab > Unsubscribe: kirim email ke [email protected] > Arsip dan info milis selengkapnya di http://linux.or.id/milis > >
Terima kasih banyak kepada semua teman2 Linux yang telah merespon pertanyaan saya, memang sih secara teknis semua itu bisa dilakukan, dengan merujuk ke lartc + iptables, saya hanya ingin lebih jelasnya, apalagi kalau ada yang pernah mengimplementasikan. Trims Salam Amiruddin Utina -- FAQ milis di http://wiki.linux.or.id/FAQ_milis_tanya-jawab Unsubscribe: kirim email ke [email protected] Arsip dan info milis selengkapnya di http://linux.or.id/milis
