Assal�mu'alaikum warahmatull�hi wabarak�tuh.

Mulai saat ini, setiap minggu, insya Allah saya akan menurunkan
artikel ini secara berurutan sebagai sebuah latihan pemusatan
(pengendalian) pikiran agar kita dapat mencapai keadaan khusyu' 

Kita semua tahu bahwa keadaan khusyu' sangat diperlukan ketika kita
melakukan shalat, dzikir dan berdoa. Penelitian secara empiris yang
saya lakukan di kalangan umat Islam menunjukkan bahwa kebanyakan
dari kita belum mampu mencapai keadaan khusyu' dalam menjalankan
shalat. Para kyai, ustadz dan guru agama pada umumnya lebih
menekankan kepada perbuatan fisik dan bacaan, dan jarang sekali
mengajarkan teknik pemusatan pikiran dalam shalat. Memang benar
bahwa sesungguhnya shalat itu sendiri merupakan [latihan] pemusatan
pikiran, tetapi jarang sekali orang yang menyadari pentingnya
pemusatan pikiran itu sehingga tidak bersungguh-sungguh mengupayakan
kondisi khusyu' itu.

Dalam tasawuf, kemampuan pemusatan pikiran mutlak diperlukan dalam
upaya mendekatkan diri kepada Allah. Shalat dan dzikir merupakan
latihan sehari-hari ke arah itu, dan seringkali dibantu dengan
puasa, pengaturan napas dan doa-doa tertentu, tetapi hal-hal yang
disebut belakangan ini pada umumnya harus dilakukan di bawah
bimbingan mursyid. 

Tujuan latihan pemusatan pikiran ini adalah untuk mengembangkan
kemampuan para peserta secara mandiri tanpa perlu pengawasan
mursyid. Setelah mengikuti latihan ini, para peserta diharapkan
telah dapat melakukan shalat, berdzikir dan berdoa dengan khusyu'
tanpa melakukan kelalaian, yaitu tidak memikirkan hal-hal lain
kecuali urusan shalat, dzikir dan doa; serta tidak terganggu oleh
kebisingan di sekitar kita. 

Latihan ini boleh diikuti oleh semua orang dari semua aliran
tariqat, bahkan oleh siapa saja yang belum mengikuti sesuatu aliran
tariqat. 

Metode yang dipilih dalam latihan ini adalah metode visualisasi
dengan menggunakan alat bantu yang dapat diperoleh sendiri dengan
mudah oleh para peserta. Visualisasi dilakukan secara bertahap,
mulai dari benda-benda sederhana dan berkembang menjadi benda-benda
yang lebih rumit; mulai dari benda-benda yang statis dan berkembang
hingga benda-benda yang bergerak.

LATIHAN 1

1. Pelajarilah pola kegiatan anda sehari-hari, dan sediakan waktu
45-60 menit setiap hari untuk melakukan latihan ini dengan tenang.
Waktu-waktu yang ideal adalah sehabis shalat, terutama sehabis
subuh, maghrib, atau isya'. Sebaiknya anda membagi waktu 45-60 menit
itu menjadi dua bagian: pagi dan malam; atau tiga bagian atau lima
bagian -- mana yang terbaik menurut anda sendiri.

2. Kemudian, anda perlu sebuah ruangan yang bersih dan tenang; bisa
sebuah ruang shalat, ruang belajar, atau kamar tidur; yang mempunyai
satu dinding yang polos.

3. Diperlukan sebuah alat bantu berupa kertas polos berukuran kuarto
atau folio. Dengan spidol atau alat lainnya, gambarkan sebuah
lingkaran di atas kertas itu sebesar mungkin (diameter kira-kira 18
cm)

4. Tempelkan gambar tersebut di dinding, setinggi mata anda ketika
duduk bersila

5. Duduklah bersila seperti ketika shalat [di atas sajadah] 1-2
meter dari gambar tersebut.

6. Pandanglah gambar tersebut dengan saksama, kemudian pejamkan
mata. Ketika mata terpejam, bayangkan gambar lingkaran itu sampai
memperoleh gambaran yang jelas. Kalau bayangan itu pudar, bukalah
mata untuk menyengarkan kembali ingatan anda, lalu pejamkan kembali
mata anda dan lanjutkan melihat bayangan gambar itu dengan mata
terpejam. 

7. Sudahi latihan itu setelah waktu yang anda tentukan sendiri,
misalnya sesudah 20 menit. Tidak perlu risau bila belum berhasil.
Yang penting dalam latihan ini ialah: anda melakukannya dengan tekun
dan bersungguh-sungguh setiap hari.

Setelah beberapa kali melakukan latihan ini, anda akan menemukan
bahwa pemusatan perhatian sangat diperlukan untuk mencapai tujuan.

Wassal�mu'alaikum warahmatull�hi wabarak�tuh.
RS


---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaa, e-mail (kosong) : [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)



Kirim email ke