Assal�mu 'alaikum warahmatull�hi wabarak�tuh.

Ini menurut logika saya :
Penyebab orang tidak bisa khusu' adalah mengingat kegiatan duniawi pada
saat sedang shalat.
Jadi,..satu-satunya cara agar bisa khusu' adalah menghindari
penyebabnya.
Cara menghindarinya adalah menciptakan kondisi dalam hidup dimana segala
aktivitas setiap hari
yang dilaksanakan semuanya bertujuan untuk ibadah kepada Allah.

Adapun ritual yg berupa gerakan fisik adalah expresi dari usaha untuk
menciptakan kondisi tersebut.
Tapi sekali lagi saya lebih menekankan pada gerakan hati bukan pada
gerakan fisik.

Dan pada akhirnya jika kondisi tersebut telah dicapai maka yakinlah
anda bisa khusu' karena tidak ada lagi kegiatan duniawi yg mengganggu
shalat anda.

Kesimpulannya :
Activitas sehari-hari anda akan terus mengganggu kekhusu'an shalat anda
sepanjang activitas yg dilaksanakan  tersebut tidak bertujuan ibadah.


Sekali lagi ini hanya logika saya,

wassalam

rahiMRajab�SIEMENS TPO U.Pandang
Phone : +62-0411-855355-Ext (203), Fax : (0411) 855 344
mailto:[EMAIL PROTECTED]


> -----Original Message-----
> From: R. Sunarman [SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> Sent: Thursday, April 01, 1999 9:50 AM
> To:   Tasawuf
> Subject:      [Tasawuf] Belajar Khusyu' 07
> 
> Assal�mu 'alaikum warahmatull�hi wabarak�tuh.
> 
> LATIHAN KETUJUH
> 
> 1. Lakukan latihan ini setelah atau sebelum shalat sebagai suatu 
>    kebiasaan yang teratur, sambil duduk di atas sajadah. Mulailah 
>    setiap latihan dengan membaca ta'awudz dan basmalah, dan akhiri 
>    dengan hamdallah.
> 2. Kembangkan kedua telapak tangan anda dan tempelkan ke sajadah di 
>    depan anda, lalu sapukan ke kedua tangan, persis seperti gerakan 
>    dalam tayammum, tetapi lakukan dengan mata terpejam.
> 3. Ketika telapak tangan menyentuh tangan, bayangkan terjadi reaksi: 
>    kotoran yang melekat di tangan menguap ke udara, dan kemudian 
>    tangan ini menjadi bersinar seperti aura. Bayangkan, semua bagian 
>    tangan yang tersentuh dengan telapak tangan itu kini bercahaya.
> 4. Dengan tangan bercahaya seperti itu, sapukan tangan ke muka anda. 
>    Bayangkan, kotoran di muka anda pun menguap dan muka itu menjadi 
>    bercahaya pula. 
> 5. Kini bayangkan cahaya di tangan dan muka itu menjalar ke 
>    bagian-bagian hingga seluruh tubuh bercahaya.
> 6. Pertahankan cahaya itu selama mungkin. 
> 
> Sambil melakukan latihan di atas, yakinilah bahwa kotoran yang menguap
> itu ialah dosa-dosa yang telah anda lakukan, sedangkan cahaya di
> sekeliling tubuh anda melambangkan kesucian (ampunan dari dosa,
> kecenderungan untuk tidak mengulangi dosa yang sama). 
> 
> Wassal�mu 'alaikum warahmatull�hi wabarak�tuh. 
> RS
> 
> ---------------------------------------------------------------------
> Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
> Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong):
> [EMAIL PROTECTED]
> Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
> Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)
> 
> 
> 
> 

---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)




Kirim email ke