>[Wargino wrote:]
>
>Pak Arief,
>Relax dulu.... nggak usah bingung. Karena "There's always a light in the
>heart of ones who Love".
>
>Ternyata bukan hanya saya, anda dan pak Hendra, yang terkecoh dengan
>penomena di atas darimana kebaikan dan keburukan itu berasal.
>
>Saya berpendapat bahwa segala yang dari Allah itu adalah baik, sempurna dan
>bermuatan kebijaksaan universal.
>
>Allah menciptakan system keseimbangan, Allah menciptakan kesempurnaan, yang
>melambangkan sifatNya sendiri Yang Maha Sempurna dan Maha Kuasa.
>
>Salah satu bentuk keseimbangan itu adanya duality (berpasang-pasangan).
>Tinggi-rendah, benar-salah, baik-buruk, panas-dingin,laki-perempuan dsb.
>
>Esensi dari penciptaan itu sendiri mengandung suatu 'nilai' yang bersifat
>kondisional.
>
>Komponent system yang masih berupa substansi baku/dasar ini kita tidak bisa
>menyebutnya sebagai hal yang buruk. Tapi sebaliknya bisa saya katakan baik
>atau sempurna karena tertata sedemikian rupa sehingga terbentuk suatu
>system keseimbangan yang Maha Sempurna, seperti PenciptaNya.
>
>Coba kita nilai beberapa komponent berikut ini mana yang buruk?
>
>1. Air
>2. Api
>3. Angin
>4. Lebah
>5. Malaikat
>6. Syaitan
>7. Jin
>8. Nabi/Rasul
>9. Manusia
>10. Membunuh
>11. Menolong
>
>Adakah diantara rekan yang berpendapat bahwa api itu jelek?
>Belum tentu, bagaimana kalau tidak ada api?
>
>Adakah rekan yang berpendapat bahwa api itu baik?
>Belum tentu juga, bagaimana kalau misalnya api DIGUNKANKAN untuk mebakar
>rumah, toko, hutan???
>
>Adakah rekan yang berpendapat bahwa membunuh itu buruk?
>Belum tentu,.....
>
>Adakah rekan yang berpendapat bahwa menolong itu baik?
>Belum tentu juga.....
>
>Adakah rekan yang berpendapat bahwa Syaitan itu jelek?
>Belum tentu.....
>Menurut saya syaitan itu baik, dia menjerumuskan manusia itu bukan
>perbuatan dosa(bagi syaitan).
>TAPI saya belum pernah jumpa dalilnya bahwa syaitan itu dalam menjerumuskan
>manusia kedalam kesesatan dengan cara PAKSA. Setahu saya ia hanya
>menjerumuskan dan mengajak orang yang MAU saja. Tidak pernah memaksa!!!
>
>Demikian pula Malaikat dan Nabi/Rasul dalam menyampaikan risalah atau
>ajarannya juga tidak pernah dengan cara paksa. Padahal risalah yang
>dibawanya itu 100% benar. Mengapa tidak dipaksakan saja agar manusia semua
>baik? Malah Allah menurunkan beribu-ribu Nabi untuk memperbaiki aklak
>manusia. Mengapa harus banyak nabi kalau hanya untuk memperbaiki aklak, toh
>dengan berkehendak saja Allah tidak ada kesulitan untuk mengubah perilaku
>manusia semua menjadi baik.
>
>Adakah rekan-rekan yang pernah mendengar/membaca suatu riwayat seorang
>Nabi/Rasul berdo'a kepada Allah agar manusia diseluruh jagad keturunan Adam
>ini menjadi manusia yang baik semua misalnya iman semua.... islam semua....
>taqwa semua.... dermawan semua... muhlisin semua....???? tanpa harus ada
>yang kafir, munafiq, pembohong, provokator...dsb
>
>Seperti kisah Nabi Nuh AS, berdakwah selama kl 800th hanya beberapa puluh
>orang saja yang mengikuti ajarannya. Padahal Beliau insya Allah tahu, bahwa
>biang keladinya adalah syetan dan nafsu manusia itu sendiri. Tapi mengapa
>Beliau tidak memohon kepada Allah agar syaitan dan hawa nafsu manusia itu
>dicabut saja, agar tidak ada rintangan lagi?????
>
>Dari beberapa ilustrasi di atas, saya berpendapat bahwa tidak sebutir
>anginpun ada kesan bahwa Allah menciptakan keburukan. Sama sekali tidak.
>Yang dari Allah adalah kebaikan dan kesempurnaan dan keseimbangan.
>
>Sedang keburukan itu adalah dari manusia sendiri.
>
>Kurang lebih mohon maaf,
>Wassalamu'alaikum wr wb,
>Wargino
>


Terusik dalam diri saya, seandainya bahwa adanya komponen dunia yang saling
berbeda sifat itu diciptakan oleh Allah adalah kebaikan dan kesempurnaan dan
keseimbangan dan keburukan itu adalah dari manusia sendiri. Maka
bagaimanakah perjalanan dan hukuman bagi seorang hamba Allah yang telah
banyak melakukan keburukan untuk dapat menemukan kembali eksistensi diri dan
segala ciptaan kebaikan dan kesempurnaan sedangkan ia jauh dari suasana atau
wadah yang mampu membersihkan hatinya ?


---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)




Kirim email ke