arief muLya wrote:
> Assalaamu 'alaykum wR wB
>
> maafkan rekan Saliks ysh,
> merunut ke postingnya mas Bimo, dapat kita lihat bahwa prinsip
> dualisme/berpasangan benda itu tidak dapat diterapkan dalam memahami
> keseluruhan alam ini.
>
> Jadinya, terang dan gelap itu bukan hal yang berlawanan, melainkan satu.
> Tetapi saya kurang setuju dengan pendapat mas Rizki, menurut saya
> dua-duanya untuk menuju hal lainnya haruslah dikurangkan, tidak bisa
> ditambahkan. Jadi gelap untuk menuju ke terang haruslah dikurangkan
> kadarnya, sehingga menjadi kurang gelap, dst.
>
> Kemudian saya masih berpikir, apa iya seperti itu ? Allah menciptakan
> terang dan gelap dan menjadikannya satu (two in one) ? Ataukah Allah
> hanya menciptakan satu hal saja, sedangkan hal lainnya merupakan
> ketiadaan hal tersebut ? kalau begitu, apa yang diciptakan Allah ?
> terang atau gelap ? kebaikan atau keburukan ? so dimana titik temunya ?
>
> Sampai disini saya bingung, please help me.
> Wassalaamu 'alaykum wR wB
>
> arief muLya
> ------------
> "There's always a light in the heart of ones who Love"
>
Assalamu'alaikum Wr.Wb.
Pak Arief Mulya, saya dahulu juga mengalami kebingungan/kegundahan seperti
yang anda alami. Tetapi,Alhamdulillah, dengan berjalannya waktu dari banyak
membaca dan merenung akhirnya saya sampai pada satu kesimpulan yaitu: "Allah
tidak mencipta kecuali Kebaikan dan tidak pernah mencipta Keburukan."
Keburukan disini tentu dalam arti luas dan termasuk didalamnya adalah
kejahatan, keingkaran, kesesatan dan sebagainya. Untuk lebih
jelasnya,silahkan Pak Arief membaca posting saya beberapa waktu yang lalu
berjudul: "Tuhan tidak mencipta kecuali kebaikan".
Mudah-mudahan dapat menjawab kegundahan anda.
Wassalamu'alaikum Wr.Wb.
Syariefudin A.
---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)