Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu'alaikum wr.wb.
__________________________________________________________________
Proses kejadian manusia......1/2
__________________________________________________________________
Sebenarnya Al-Qur'an telah membuka tabir rahasia kejadian alam
ini mengungguli penemuan-penemuan para Scientis. Teori evolusi
memang ada , baik evolusi jasmani maupun evolusi ruhani. Evolusi
jasmani telah mengalami bermacam-macam periode yang panjang
sampai kepada kesempurnaannya dan demikian pula evolusi ruhani...
Al-Qur'an menolak bahwa manusia mengalami evolusi dari bermacam-
macam binatang. Menurut Al-Qur'an evolusi manusia berbeda dan
tersendiri dari yang lainnya dan bukan pula secara kebetulan.
" Mengapa kamu tidak percaya kepada kebesaran Tuhan? Padahal dia
telah menciptakan kamu dalam berbagai tingkatan kejadian? Apakah
kamu tidak perhatikan bagaimana Allah menciptakan langit
bertingkat-tingkat? Dan Allah menciptakan padanya bulan sebagai
cahaya dan menjadikan matahari sebagai pelita. Dan Allah
menumbuhkan kamu dari tanah yang sebaik-baiknya kemudian
mengembalikan kamu kedalam tanah dan mengeluarkan kamu
(daripadanya pada hari kiamat) dengan sebenar-benarnya"...(QS. 13-
18).
Periode-periode..........
Dalam ayat ini ada beberapa perkara yang perlu kita renungkan.
Bahwa kejadian manusia telah melalui bermacam-macam periode,
karena Dia berfirman: "Kalaqakum athwara"....."Thaurun" artinya
ukuran , bentuk dan keadaan (Aqrab). Maka arti "khalaqakum
athwara" ...Dia menciptakan kamu setelah mengalami bermacam-macam
periode , bermacam-macam bentuk dan bermacam-macam keadaan. Dalam
satu periode kepada periode yang lain kamu mempunyai kelebihan
dan kemampuan yang berbeda dengan periode sebelumnya. Dalam
bermacam-macam periode kamu mempunyai bentuk yang lain dan dalam
bermacam-macam keadaan kamu mengalami kemajuan.
Dari ayat-ayat ini kita mengetahui bahwa kejadian manusia itu
tidak sekali gus dalam satu periode akan tetapi sejak Allah SWT
menciptakan langit dan bumi, Allah SWT telah meletakkan dasar
kejadiaannya dan kemudian dalam wktu yang berbeda-beda dia
mengalami kemajuan dan kemudian dia dikeluarkan dari bumi dan
dikembangkan sampai dia mencapai bentuk manusia dan diangerahi
akal dan perasan.
Sebelum kejadian diatas ada lagi satu periode dimana wujud
molekul-molekulpun belum ada . Sebagaimana firmanNya:
"Dan tidakkah manusia itu memikirkan bahwa sesungguhnya Kami
telah menciptakannya dahulu , sedang dahulunya dia tidak ada sama
sekali".....(QS. 19:67)
"Bukankah telah datang atas manusia satu waktu dari masa , sedang
dia ketika itu belum merupakan sesuatu yang disebut?".....(QS.
76:1).
Yakni sejak molekul-molekul kehidupan belum ada dan setelah
mengalami berbagai evolusi dan kemajuan akhirnya ia mengambil
bentuk manusia. berdasarkan dua buah ayat ini jelaslah bahwa
Allah disamping menciptakan material juga menyambung dan
mengembangkannya.
Thiin, turab dan nutfah.......
Selanjutnya penjelasan surat Nuh diatas adalah sbb:
1. Allah menciptakan kamu dari tanah kering...(QS. 35:11). yakni
telah berlaku satu masa aats kejadian manusia dimana molekul
kehidupannya bersatu dengan tanah kering.......
2. Dia-lah zat yang telah menjadikan segala sesuatu dan meberikan
potensi sesuai dengan kebutuhannya. Dan Dia ciptakan manusia dari
tanah....(QS. 32:7). Yakni tanah kering yang mengandung molekul-
molekul kehidupan dan kemudian dicampur dengan air dan
diperlengkapi bahan-bahan perkembangan.
3. "Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka
mengapa mereka tidak percaya?".....(QS. 21:30). Maka berdasarkan
ayat ini maka kehidupan dan perkembangannya bermula dari air dan
bergantung kepada air.
Sesudah "turab" kejadian manusia itu disebut dari "thiin" yang
mengisyarakan bahwa molekul-molekul kehidupan mulai berkembang
sesudah percampuran tanah dengan air dan dengan demikian jelaslah
bahwa yang dimaksud dengan "thiin" bukanlah "nutfah" .
Sebagaimana kelanjutan dari Surat Sajdah diatas......."Kemudian
Dia jadikan keturunannya dari saripati air yang hina (air
mani).....(QS 32:7). Yakni permulaan perkembangan manusia itu
dari "thiin" dan kemudian dia mengalami kemajuan dan selanjutnya
keturunannya mulai dari air yang dianggap hina yakni "nutfah".
Berdasarkan ayat ini kejadian kejadian manusia dari "thiin" ialah
lain periode dan kejadian manusia dari nutfah adalah lain periode
pula. Dan jelaslah kejadian manusia itu bukan dari binatang yang
mengalami evolusi , akan tetapi dari permulaannya telah menjurus
kepada bentuk manusia. Karena dia berkata bahwa sesudah
kejadiannya berbentuk manusia maka keturunannya mulai dari
nutfah. sedangkan Teori Darwin mengatakan bahwa , kejadian
manusia itu secara evolusi dari hewan dan berkembang dengan
perantaraan nutfah.....
.............bersambung.
Wassalamu'alaikum wr.wb.
Nadri Saaduddin, Jalan Rambutan B-32, Telp. (+62-0765) 93072
Duri 28884,
Riau Daratan, INDONESIA
----------------------------------------------------------------------------
---------------------------
THERE IS NO GOD BESIDE ALLAH AND MUHAMMAD SAW IS HIS MESSENGER...
LOVE FOR ALL, HATRED FOR NONE....!
----------------------------------------------------------------------------
---------------------------
---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)