Walaikumussalam Wr. Wb.

Pak Ahmad Anis,

Penjelasan tsb. bukan dari saya, (karena saya pribadi masih kelas Play Group
masih merangkak-rangkak) tetapi dari guru/pembimbing kelompok mengaji saya
di Soroako.

Dan kali ini saya langsung saja cc. kan ke dua guru saya agar bisa saling
bersambung langsung.

Wassalam,

        ----------
        From:  Ahmad Anis[SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
        Sent:  Friday, February 26, 1999 12:41 PM
        To:  [EMAIL PROTECTED]
        Subject:  Re:[Tasawuf] Alquran & Sunnahku

        Assalaamu alaikum wr wb

        Jazakumullah atas penjelasan saudara Ali serta saudari Srimaidalina
        tentang hadist tersebut. 

        Tetapi penjelasan dari saudara Ali tentang hadist lainnya membuat
saya
        bertanya-tanya, Apakah/siapakah yang dimaksud Ahlulbait disini dan
        mengapa dipentingkan (setelah AlQuran) oleh Rasulullah? 

        Menurut penjelasan yang pernah saya dengar, 'Aali Muhammad'
(keluarga
        Nabi) adalah seluruh hamba Allah yang Shalihin. Apakah Ahlulbait ini
        juga adalah 'Aali Muhammad' dalam penjelasan di atas?

        Wassalaamu alaikum wr wb

        ----------
        From:   Ali Abidin
        Sent:   Thursday, 25 February 1999 15:57
        To:     '[EMAIL PROTECTED]'
        Subject:        RE: [Tasawuf] Alquran & Sunnahku

        >Mungkin ada yang bisa menolong saya untuk mencari hadist yang
sangat
        >terkenal yaitu 'Aku tinggalkan kepada kalian Al-Quran dan
        >Sunnahku.....' . Saya sudah mencoba mencari di Kutubus-Sittah dan
        >belum ketemu juga. Barangkali ada yang tahu tentang hadist tsb?

        Assalaamu'alaikum wr. wb.

        Pernah saya katakan dalam salah satu posting bahwa saya pernah
membaca
        study tentang hadist "AlQuran dan Sunnahku" tsb. Berikut saya
tuliskan
        secara ringkas apa yang dicantumkan dalam study tsb.

        Hadist tsb memang tidak ada dalam kutubushsittah melainkan
dicantumkan
        dalam kitab Al-Mustadhrak dari Al-Hakim. Hadist tersebut
diriwayatkan
        tunggal dari jalur Abu Hurairah yang lengkapnya berbunyi: "Aku
        tinggalkan pada kalian 2 hal yang jika kalian ikuti dan bertindak
sesuai
        (keduanya), maka kalian tidak akan tersesat setelahku: Kitabullah
dan
        Sunnahku".

        Bahkan Bukhari, Nisai, dan beberapa periwayat hadist lainnya menilai
        hadist tsb adalah lemah dari segi sanad.

        Anehnya, ada hadist yang mirip bunyinya dengan hadist di atas dalam
        Kutubushsittah, dengan riwayat yang lebih kuat di dalam Sahih
Muslim,
        At-Tirmidzi, Musnad Ahmad, serta AlMustadhrak sendiri dimana nabi
        mengingatkan umatnya tentang 2 hal yaitu Alquran dan "the other
one".
        Tetapi "the other one" disini bukanlah "Sunnahku" melainkan
        'Ahlulbaitku". Hadist ini sama sekali tidak populer di kalangan
muslim. 

        Salah satunya dalam Sahih Muslim, hadist#5920 berbunyi sebagai
berikut:
        "Suatu hari (pada saat selesai haji wada') Rasulullah SAAW berdiri
        memberikan pidato di suatu tempat yang bernama Khum, berlokasi
antara
        Mekkah dan Madinah. Kemudian beliau memuji Allah dan mengingatkan
kami
        kapada-Nya, serta bersabda: 'Wahai manusia, Saksikanlah, Sepertinya
        waktu mendekat bahwa aku akan dipanggil (oleh Allah) dan aku akan
        menjawab panggilan-Nya. Aku tinggalkan kepada kalian 2 perkara yang
        berharga. Pertama adalah Kitabullah dimana didalamnya terdapat
cahaya
        dan petunjuk. Yang lainnya adalah Ahlulbaitku. Aku ingatkan kalian
        dengan nama Allah tentang Ahlulbaitku. Aku ingatkan kalian dengan
nama
        Allah tentang Ahlulbaitku. Aku ingatkan kalian dengan nama Allah
tentang
        Ahlulbaitku. (tiga kali)".

        Bahkan hadist "AlQuran dan Ahlulbaitku" oleh Tirmidzi diriwayatkan
dari
        30 jalur sahabat. Dalam kitab Al-Mustadhrak sendiri, hadist "AlQuran
dan
        Ahlulbaitku" sendiri juga diriwayatkan lewat berbagai sahabat.

        Analisa saya, hal ini disebabkan pada masa 2 kerajaan yaitu kerajaan
        Bani Umayyah dan Bani Abbasiyah yang memusuhi ahlulbait nabi SAAW,
        sehingga hadist "AlQuran dan Ahlulbaitku" ini meski lebih kuat
tetapi
        tidak populer di kalangan muslim. Justru hadist "AlQuran dan
Sunnahku"
        yang lemah sanadnya tetapi malah dipopulerkan di kalangan muslim.

        Mungkin yang lain bisa menambahkan? Barangkali ada penilaian tentang
        hadist tsb dari sumber yang lain, saya sendiri bukan ahli hadist
hanya
        kebetulan membaca study hadist tsb.

        Wallahu 'alam bishowab.

        Wassalaamu alaikum wr. wb.


        
---------------------------------------------------------------------
        Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong):
[EMAIL PROTECTED]
        Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong):
[EMAIL PROTECTED]
        Dokumentasi Milis :
http://www.mail-archive.com/[email protected]
        Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)






        _________________________________________________________
        DO YOU YAHOO!?
        Get your free @yahoo.com address at http://mail.yahoo.com


        
---------------------------------------------------------------------
        Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong):
[EMAIL PROTECTED]
        Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong):
[EMAIL PROTECTED]
        Dokumentasi Milis :
http://www.mail-archive.com/[email protected]
        Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)




        

---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)




Kirim email ke