Assalamu'alaikum wr.wb
Nana Aryana wrote:
> Mohon maaf sekali, saya yang awam kembali nimbrung nih!
> Anu...jika setiap insan yang (relatif) beritikad baik diminta
> menyimpan dalam hatinya saja serta diam, hanya dia sendiri
> yang tahu. Jika ini diberlakukan menyeluruh tanpa kecuali
> maka barangkali saya bisa komplain kpd. Allah SWT jika
> saya masuk neraka, "..ya Allah saya masuk neraka karena
> tak ada seorangpun yang memberikan kabar suka dan jalanMU
> selama saya hidup di dunia fana ini, padahal saya ini awam "
> Saya akan sampaikan sekalian nama2 itu, a.l :
> Pak Sunarman, Pak Suhadi, Pak Sigit, Pak Taufan, Pak Ali,
> Pak Nadri, Pak Rozy, Pak Safaruddin, Pak Fadlah dst.
> juga para mursyid dst.
Kita bebas untuk menyampaikan atau tidak menyampaikan sesuatu yang
kita ketahui. Kadang-kadang, kekhawatiran akan akibat dari
pemberitahuan itulah [entah apa motifnya] yang menghalangi seseorang
dari menyampaikan berita.
> Saudaraku, mohon biarkanlah saya menakar sendiri
> berbagai sumber air untuk melepas dahagaku,
> maka risiko 100% ada pada saya sendiri, bukan pada anda.
Saya kira, kita semua di sini masing-masing mempunyai filter
tersendiri setelah sekian lama belajar agama. Milis ini merupakan
media umum bagi murid-murid kelas 0 sampai kelas tertinggi. Di sini
tersaji berbagai macam tingkat pemahaman. Kalau kita membaca sesuatu
dan hati kita menolak, itu merupakan tanda bahwa filter itu berfungsi
dalam membedakan mana yang baik dan mana yang buruk bagi dirinya.
Sebaiknya kita ikuti saja filter itu.
Barangkali ada baiknya, di dalam benak kita masing-masing, kita
menyiapkan 4 sub-folder:
1. Inbox, untuk menampung semua informasi yang masuk
2. Accepted, untuk menampung informasi yang lolos untuk diterima
3. Pending, untuk menampung informasi yang perlu dipertimbangkan
4. Rejected, untuk menampung informasi yang ditolak
Dalam tasawuf, kita jangan buru-buru memasukkan sesuatu informasi ke
folder Rejected. Sebaiknya, tempatkan saja dulu di Pending, biarkan di
sama selama 4-5 tahun. Kalau dalam masa itu kita belum juga bisa
menerima, barulah kita pindahkan ke Rejected. Siapa tahu kita belum
dapat menerimanya semata-mata karena belum saatnya. Seorang bijak
berkata kepada saya: "Sehebat apapun kamu, kamu tidak akan mampu
mengalahkan waktu." Memang, waktu sangat berperan dalam berbagai
proses, termasuk proses belajar agama.
> Lagipula dalam Islam tak ada paksaan bagiku.
Ya, tidak ada paksaan bagi kita untuk memilih sorga.
Kita boleh saja memilih neraka, kalau itu yang kita inginkan.
[harap pakai filter anda untuk menerima atau menolak perkataan ini]
Wassalamu'alaikum wr.wb
RS
---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)