Assalaamu 'alaikum wr. wb.

[Jaret Imani wrote:]
>Bagi mas Ali yang tulisannya saya bahas berikut, saya mohon maaf. Bukan
>maksud saya minteri. Saya sumbang saran. Moga-moga tidak dianggap sebagai
>saran sumbang.

Iya, semua saran adalah berharga buat saya. Saya insyaallah siap
menerima penjelasan kok....hehehe.... :-)

<...deleted...>
>Menurut saya, kita sedang rancu membicarakan syaitan sebagai person dengan
>syaitan sebagai kejahatan. 
>Oleh karena itu pertanyaan yang lebih tepat, mohon koreksi----sekali lagi
>mohon koreksi, adalah: "Memang Allah pencipta syaitan, tetapi apakah
>Allah-lah yang menciptakan perbuatan jahat yang dilakukan oleh manusia."

Saya sebenarnya benar-benar menganggap person yang namanya syaitan itu
tidak pernah diciptakan. Dalam pemahaman saya, ketika seorang
manusia/jin yang terus menerus berbuat maksiat dan terus-menerus
menurunkan jiwanya sehingga level yang terendah yang dapat dicapainya
dimana kemudian jiwa muthmainnahnya menjadi buta, bisu, tuli bahkan
mungkin mati maka saat itulah jin/manusia tersebut diberi cap sebagai
syaitan. 

Saya tidak percaya adanya suatu makhluk yang diciptakan Allah dan
tugasnya spesialis menggoda manusia lain untuk berbuat kejahatan. Setan
itu 'menjadi', bukan suatu ciptaan sesaat. Tidak ada makhluk yang lahir
jebret langsung menjadi setan. Jadi barangkali setan itu lebih tepat
adalah sebagian manusia/jin yang memiliki atribut tertentu. 

Hehehe... bahkan dalam bayangan saya, sebagaimana ketika seorang yang
menaikkan tingkatan jiwa hingga mentok kapasitas atas-nya 'bertemu diri'
diberi SK untuk menjalankan misi hidup sebagai agent Allah di bumi dan
dibekali dengan ilmu ladunni via malaikat. Maka demikian juga ketika
manusia menurunkan level jiwanya hingga mentok kapasitas bawahnya
'bertemu diri' juga dan diberi SK untuk menjadi 'Setan' dan mungkin
diberi semacam ilmu 'ladunni'. Ilmu 'ladunni' untuk setan diberikan oleh
siapa ya? Oleh Iblis barangkali, sebagai mbah buyutnya setan yang memang
diberi kuasa oleh Allah pada saat penciptaan adam. :-)

Jadi yang saya bahas betul-betul person yang memiliki atribut 'Setan'
sebagai lawan person yang memiliki atribut 'Bertemu Diri' , bukan
perbuatan jahat yang dilakukan manusia biasa. 

Tapi ini semua cuman konsep samar semata lho. Saya sendiri belum pernah
menghadiri pelantikan orang-orang yang mencapai kapasitas atas menjadi
'ahlulbait' ataupun pelantikan orang-orang yang mencapai kapasitas bawah
menjadi 'setan'.

Wassalaamu 'alaikum wr. wb.

---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)




Kirim email ke