Assalamu'alaikum w.w.
Dalam pandangan saya, pendapat-pendapat itu sama-sama beralasan.
Pandangan pertama berdiri di atas landasan fakta sejarah peradaban
manusia: di sini ditemukan bahwa agama agama yang mula-mula muncul di
bumi ini adalah animisme, kemudian berkembang melalui tahapan-tahapan
hingga pada akhirnye menjadi monotheisme.
Pandangan kedua mengacu pada kurun waktu yang lebih sempit: misalnya
anda mengambil contoh agama Nabi Isa yang mula-mula monotheis,
kemudian menjadi politheis dan akhirnya kembali menjadi monotheis.
Pandangan ketiga mengacu kepada perkembangan ruhaniah masing-masing
individu. Ketika lahir ia monotheis, begitu besar penjadi politheis
[karena mempertuhan pula hawa nafsunya], dan pada akhirnya [jika
sempat] orang dapat kembali menjadi monotheis. Dalam konteks ini,
apakah kita masing-masing kini sudah kembali menjadi monotheis: hanya
menyembah Allah, tidak menyembah agama, tidak menyembah hawa nafsu?
Saya belum!
Wassalamu'alaikum w.w.
RS
Satria Iman Pribadi wrote:
> Saya ingin mengemukakan bahwa ada pendapat lain dari yang Pak Sunarman
> sampaikan tentang kebutuhan manusia akan agama dan penemuan manusia atas
> agama.
>
> Saya pernah mendengar bahwa ada dua teori tentang "keberagamaan" manusia.
> Yang pertama adalah teori yang mengatakan bahwa proses beragama mencapai
> monotheisme adalah merupakan proses evolusi dalam pemikiran manusia,
> seperti yang Pka Sunarman paparkan di bawah ini. Akan tetapi ada pendapat
> lain, yaitu pendapat kedua.
>
> Pendapat Kedua menyatakan bahwa pada awalnya manusia punya kepercayaan
> monotheisme, akan tetapi terjadi penyimpangan-penyimpangan di tengah jalan.
> Teori ini melibatkan aktivitas Allah dan Nabi, dimana sejak awal sudah
> Monotheisme. Dari penelitian, ternyata agama-agama animisme juga pada
> dasarnya mengakui adanya "Penguasa Utama", yang lebih "kuat" dari dewa-dewa
> atau roh-roh yang mereka sembah. Pada aga,a-agama besar juga ada unsusr
> monotheisme didalamnya, akan tetapi ada variasi dan pembagian "kekuasaan"
> dari "Yang Maha Kuasa". Dalam mithologi Yunani juga ada Raja dari Para
> Dewa.
>
> Juga menilik sejarah Kristen dan agama lain, diyakini bahwa pada sa'at awal
> agama tersebut diperkenalkan, intinya adalah monotheisme, akan tetapi
> mungkin kesulitan dan keterbatasan kemampuan ummat pada masa itu, mereka
> kemudian menjadikannya PolyTheisme. Agama Kristen yang diajarkan Nabi Isa
> adalah Monotheisme, akan tetapi sekarang jadi Polytheisme.
> Diduga kasus ini juga terjadi pada Hindu, Kong Hucu, Tao, Zoroaster, dan
> agama-agama animisme.
>
> Pemahaman ini tentunya sesuai dengan pemahaman Islam. Nabi nabi dan
> rasul-Rasul diutus untuk mengembalikan ummat yang telah menyimpang dari
> ajaran Monotheisme semula. Contoh masyarakat yahudi yang paling bandel
> adalah bukti bahwa Nabi-nabi diturunkan untuk mengembalikan mereke ke
> Monotheisme seperti diajarkan Nenek moyang mereka nabi Ya'kub.
>
> Kemudian dalam pemahaman Islam kita juga sudah diambil janji oleh Allah
> waktu akan ditiupkan Ruh kita ke dalam Rahim, seperti dalam Qur-an Surat
> 17:172-173 : ... alastu biRabbikum ?. (kemudian kita jawab) ..bala
> syahidna..... Jadi jika terjadi penyimpangan dalam pengalaman kita dari
> paham monotheisme, maka fitrah kita manusia pada dasarnya akan menolaknya
> atau berontak. Makanya orang Kristen juga dengan susah payah mencari
> pembenaran bahwa mereka juga sebenarnya monotheisme, agar tidak ditolak
> mentah-mentah. oleh manusia. Makanya tidak ada orang Kristen yang mau
> mengakui bahwa mereka bukan agama monotheisme. Mereka akan ajukan seribu
> satu penjelasan dan pembenaran bahwa sebenarnya mereka monotheisme juga.
>
> Ini penting menurut saya, karena jika mengakui bahwa agama pada manusia itu
> berproses, maka kita seolah mengabaikan ayat alqur-an dan mengabaikan bahwa
> kita adalah dari "Ruh Allah". jadi manusia pada cetakan dasarnya adalah
> Ftrah, dan ftrahnya adalah Islam (berserah diri pada Rabb-nya, yaitu
> Allah).
>
> Sekian saja sekedar urun pendapat. Mohon dikoreksi kesalahan saya.
>
> Wassalamu'alaikum w.w.
> Satria Iman Pribadi.
---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)