Afwan sebelumnya, saya ingin menanyakan hal ini pada Mas Danang. Mas,
bukankah jaman Rosululloh saw jumlah sahabat atau ummat Islam tidak
sebanyak sekarang ini dan di sana ada sahabat-sahabat terbaik Rosululloh saw
yang mendukung untuk diangkatnya seorang khalifah setelah Rosululloh saw.
Kalau saya boleh tahu apakah Mas Danang pernah mengetahui bagaimana prosesi
terpilihnya Imam Ali r.a, Abu Bakar r.a, Umar r.a dan Usman r.a dan
bagaimana pemilihan yang dilakukan pada Bani Umayyah ?
Dan apakah dalil (Qur'an atau hadits) yang mendukung statement Mas Danang
sedangkan MUI baru saja menyatakan fardhu 'ain untuk memilih ini ?
Hati-hati mas, jangan sampai kita malah terkena hukuman dari Alloh SWT
karena mengharamkan sesuatu yang mungkin itu sesungguhnya dihalalkan oleh
Alloh SWT. Berarti, bukankah kita apabila tidak memiliki ilmunya dan telah
mengatakan sesuatu itu dosa, kita ini telah mendahului keputusan Alloh SWT ?
-----Original Message-----
From: Danang Setiawan <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]
<[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; partai
keadilan <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]
<[EMAIL PROTECTED]>
Date: Sunday, April 11, 1999 6:46 AM
Subject: [Tasawuf] Bid'ah ikut pemilu
>
>Assalaammu'alaykum wr. wb.
>
>Kita sudah diangkat oleh-Nya sebagai Khalifatullah (Wakil Allah) dibumi
ini,
>oleh sebab itu kita harus menyuarakan 'aspirasi' Nya yang tersurat didalam
>Alqur'an dan Sunnah-sunnah Nya. Oleh sebab itu kita harus memilih seseorang
>yang benar-benar menyuarakan 'aspirasi' Nya. Dengan sistim pemilu yang
>sekarang ini, tidak memungkinkan hal ini terjadi sebab yang disuarakan
>adalah aspirasi rakyat (mahlukNya). Oleh sebab itu, dengan mengikuti Pemilu
>sekarang ini berarti kita telah memilih orang-orang yang tidak jelas, tidak
>dikenal, masih menganggap Pancasila sebagai dasar negara, masih
berorientasi
>kebangsaan, masih memperjuangkan partai (bukan memperjuangkan kehendakNya).
>Saya kira berdosa kita kalau mengikutinya sebab akan menambah murka-Nya.
>
>Pada masa Rasulullah dan sahabat-sahabatnya, Khalifah adalah ditunjuk bukan
>dipilih rame-rame. Sebab kalau yang rame-rame itu akhlaknya kayak Serbia,
>bagaimana ?.
>
>Wa'alaykumsalaam wr. wb.
>
>---------------------------------------------------------------------
>Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
>Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
>Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
>Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)
>
>
>
>
>
>
---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)