> Jadi kasihan dong orang miskin tidak akan pernah dapat menikmati
> fasilitas tersebut, apakah fasilitas pendidikan, fasilitas papan,
> fasilitas kesehatan dan fasilitas lainnya, nah kalau toh mereka punya
> keinginan-keinginan seperti itu yah terpaksa dapatnya hanya mbatin saja 
> lha wong ora duwe duit koq.

Assalamu'alaikum

Saya kok justru mempunyai pikiran bahwa kita yang dengan bangga menyebut
diri sebagai orang modern, yang telah menikmati berbagai fasilitas dan
merasakan nikmatnya dunia, maka semakin tinggi pula keinginan kita. Kenapa
kita ingin komputer, mobil, makan ayam goreng, dan segala kesenangan
duniawi lainnya, karena kita telah merasakan enaknya kerja dengan
komputer, enaknya berpergian dengan mobil, enaknya makanan ini-itu.
Andaikan kita tidak pernah mengenal hal-hal seperti itu, apakah kita masih
mempunyai keinginan untuk memilikinya. Bahkan lebih untung lagi apalagi
orang-orang yang mempunyai keinginan seperti itu namun hanya dapat
membatin saja, daripada orang2 yang main sikut sana-sikut sini hanya
sekedar memperoleh keinginan tersebut. Inilah yang mungkin saya sebut
dengan penyakit orang modern termasuk saya sendiri, dengan apa yang
disebut mas Fauzi dengan kegelisahan batin. Dengan keinginan2 kita yang
terlampau banyak, yang banyak membuat kita lupa diri. Saya sering
membayangkan betapa enaknya hidup di desa tanpa harus tersentuh
hiruk-pikuk peradaban modern. Yang makan hasil kebun sendiri, atau sekedar
nonton pagelaran wayang sudah merupakan kenikmatan yang tiada tara.
Wallahu 'Alam

Wassalamu'alaikum


---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)




Kirim email ke