On Wed, 05 Jan 2005 17:18:22 -0600, [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Er... NOAA sudah memperingatkan negara2 yang terkait dalam selang waktu > beberapa menit saja setelah gempa terdeteksi - tapi entah kenapa, mereka > cuek : > http://www.noaanews.noaa.gov/stories2004/s2357.htm
Kemarin saat melihat liputan di CNN juga diperlihatkan sebuah print-out dengan peringatan tertulis kemungkinan besar terjadi tsunami. Saya rasa BMG juga sudah menerima peringatan itu. Masalahnya, bagaimana menyampaikan itu hingga ke individu-individu yang lugu, tidak tahu apa-apa, alat komunikasi pun tidak punya, yang ada di sepanjang pantai. Sejauh ini saya lihat BMG hanya bisa memberitahukan info tersebut ke kantor BMG di daerah dan kepada pers. Dengan cara begini, dibutuhkan waktu yang sangat lama hingga sampai ke telinga orang-orang yang sedang jalan-jalan pagi, yang masih dalam kondisi bermimpi indah, yang sedang di perjalanan menuju kantor/sekolah, dll. Jadi, bagi saya, sistem berbasis Internet seperti OpenEWS dan ewes-ewes sejenisnya mempunyai sifat yang sama dengan yang dipunyai BMG. Ewes-ewes tersebut tidak akan jauh lebih cepat daripada sistem informasi yang dimiliki BMG. Orang yang tahu bahwa akan datang tsunami memang menjadi lebih banyak dengan adanya OpenEWS, khususnya untuk pengguna Internet dan telepon seluler yang subscribe ke layanan ini (beware of bottleneck). Jaringan akses dan pemasangan alarm/sirine lebih diperlukan agar bisa menjangkau orang-orang yang tidak mempunyai "warning receiver device" sendiri. Akan tetapi, OpenEWS tersebut masih berguna sebagai pembuka wawasan dan pendidikan tentang gempa dan tsunami karena sistem informasi BMG yang tertutup tidak memungkinkan kita untuk membuat analisis sendiri.
