---------- Forwarded message ---------- > From: Heru Nugroho <[EMAIL PROTECTED]> > Date: Mon, 14 Mar 2005 11:36:19 -0000 > Subject: [technomedia] Re: Himbauan Kepada Hacker & Cracker Indonesia & > Malaysia > To: [EMAIL PROTECTED]
> persoalannya, cara yg dilakukan oleh temen2 underground itu memang > tidak benar (kata nilai2 formal yg berlaku), tapi persoalan lainnya > adalah: mereka tidak tahu cara lain yg bisa dibenarkan yg sesuai > dengan "degup" hormonal mereka! Kalo cuman cuap2 di milis, atau nulis > di blog.... mana bisa dianggap cukup sebagai tempat penyaluran!? Yang dimuat di http://www.detikinet.com/index.php/detik.read/tahun/2005/bulan/03/tgl/15/time/113411/idnews/317527/idkanal/110 rupanya tidak lengkap... Sementara kalau di http://www.detikinet.com/index.php/detik.read/tahun/2005/bulan/03/tgl/15/time/113411/idnews/317527/idkanal/110 Bapak IMW bilang kalau tindakan deface itu merupakan bagian dari diplomasi, saya kira tetap aja hal itu merupakan suatu 'diplomasi' yang justru menjelekkan citra Indonesia sendiri, terutama di mata pihak luar yang tdk terkait. Gak peduli tindakan deface itu terkontrol (istilah Pak IMW di detik) atau tidak. Dan justru kalo gerakan deface itu terkontrol dan terkoordinasi, apa itu tdk termasuk kejahatan terencana pak? Kalo mau berdiplomasi, sebaiknya harus lebih halus dong... -- Ben http://bennychandra.com/2005/03/10/tidak-menikmati-steak-lemak-di-black-angus/
