On Fri, May 27, 2005 at 02:55:46AM +0200, boy avianto wrote:
> CUMA...
> 
> Kadang respon baliknya "Yah, kok suruh baca sendiri, bahasa inggris
> lagi, males banget bacanya"
> 
> Kalau sudah begini...

maaf, apakah jawaban 'RTFM' menjadi konsekuensi logis dari
kasus di atas? (tanya lho).

komunikasi bahasa itu terkait konteks (halo Pak IMW :-)
saya tidak berkeberatan kalau ini dilakukan japri. kalau
japri, mengumpat pun ok. tapi dalam milis publik, rasanya
kok jadi merugikan anggota milis lain karena jadi kehilangan
konteks dan membuang energi bagi pemulung arsip, begitu
mengikuti pertanyaan, klik next thread cuman dapat RTFM
(dua-duanya membuang-buang waktu dan resources).

bagi diri kita sendiri, saya juga tidak melihat ada untungnya
menjawab RTFM dibanding diam. apakah maksudnya untuk edukasi?
he..he.. sayang ... barangkali audisi u/ ketoprak humor sudah
tidak ada lagi (?).

minimal, orang bertanya di milis itu kan 'spesifik', kalau
ybs merasa butuh mendapat edukasi mengenai cara bertanya yang
baik (di milis), tentu akan diajukan secara eksplisit. jadi,
dengan kata lain, buanglah sampah pada tempatnya.

Salam,

P.Y. Adi Prasaja

Kirim email ke