On 9/7/05, baskara <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
On 9/7/05, Yulian Firdaus H. <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Pada tanggal 9/7/05, baskara <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
> >
> >
> > Sekedar informasi: dari total kebutuhan energi listrik di Jepang, PLTN
> > hanya berkontribusi 30% saja. Sisanya sebagian besar menggunakan
> > minyak.
>
> maksudnya 70 persen sisanya menggunakan listrik dari diesel (atau
> generator listrik BBM lainnya)?
Sorry, maksudku "total kebutuhan listrik". 70% kebutuhan listrik
sisanya dihasilkan dari sumber energi lain yang sebagian besar adalah
minyak.
>
> apakah konteksnya semua energi harus dari listrik?
>
> *rada bingung*
Kita sebelumnya bicara ngalor-ngidul tentang transportasi, lalu bicara
tentang transportasi massal darat, yang mostly membutuhkan listrik
(KRL-style). Lalu ada usulan membuat reaktor nuklir untuk memenuhi
kebutuhan listrik, seperti di negara maju. Padahal di negara maju,
peranan PLTN tidak banyak. Terlalu riskan.
Contoh di Jepang, kalau ada apa-apa (gempa, kecelakaan kerja, pipa
pendingin aus, banjir, taifun), PLTN harus dimatikan untuk
pemeriksaan. Kalau terlalu sering seperti itu, byar-pet terus. :-)
Indonesia sendiri bukannya pengen punya reaktor nuklirnya sendiri?
