On 9/16/05, [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Btw baca di San Jose Mercury News kalau nanti performance prosessor gak > diukur dari kecepatan,tapi dari berapa power consumption yang > dibutuhkan.Menarik,apa2 diukur dari energi skrg.
Kriterianya bagaimana? Makin sedikit energi yang dibutuhkan, makin bagus? Beberapa tahun yang lalu penelitian saya adalah bagaiman membuat sistem (termasuk prosesor di dalamnya) yang bisa hemat energi. Masalahnya, kalau dilihat dari desain digital (terutama yang pakai CMOS), semakin tinggi clock - semakin besar juga energi yang terdisipasi. Panas. Nanti PDA/handphone harus pakai kipas. ha ha ha. Nah pendekatan saya dulu adalah dengan menggunakan asynchronous systems (processors), dimana bagian yang tidak digunakan tidak ada clocknya sehingga tidak butuh energi. Hanya sayangnya desainnya susah banget. Jadi masih academics. Baru 2 atau 3 tahun terakhir ini muncul perusahaan yang berhasil buat produk beneran (Phillips? Satu lagi dari keluarga/gerombolan ARM di UMIST.) Saya baru saja pulang dari India (acaranya IBM di sana), dan salah satu yang kami diskusikan adalah mengenai eco-efficient engery technology. Yang jadi masalah adalah bagaimana menumbuhkan keinginan untuk menghemat energi, conserve environment, dsb. sehingga perusahaan mau menggunakan hal tersebut sebagai ukuran kemajuan perusahaan (bukan hanya sekedar "bottom line" yang diukur secara finansial saja). Nanti kita lihat bagaimana kesimpulan IBM di tahun 2006. -- budi
