On 10/14/05, Harry Sufehmi <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > *********** REPLY SEPARATOR *********** > On 13/10/2005 at 17:29 Patriawan, Carlos wrote: > >> Juga, ambil alih pengelolaan SDA yang selama ini dikuasai asing. > >> Contoh: nasionalisasi freeport saja, rasanya hasilnya sudah bakalan > >lumayan banget tuh. > > >lho justru sebaliknya ! > >pesh2 asing takut banget masuk ke Indonesia karena isu > >nasionalisasi,makanya SBY mau bikin UU agar isu tsb sama sekali tidak > >ada dan hak/kewajiban investor asing sama dengan investor DN. > >Dalam hal ini saya setuju dengan SBY. > > Saya juga setuju dengan SBY - tapi perkecualian untuk SDA (sumber daya alam). > Minyak, emas, dst - itu semua harus dikelola sendiri. Jangan spt skrg; dibawa > kabur nyaris semuanya ke luar negeri. > > Saya yakin kalau SDA ini dikelola sendiri (dengan benar), maka Indonesia bisa > menjadi > negara super power di Asia.
Kalau Indonesia negara baru yang dimulai dari scratch,mingkin bisa kayak begini,jadi direstart dari awal. Tapi sebaliknya terutama untuk kondisi sekarang yang mana: a) fundamental perkenomian Indonesia yang super-duper-buruk dan b) situasi dunia sekarang,yang penuh ketergantungan satu sama lain, it is practically impossible Sir,................kalau nasionalisasi semua persh asing,gak bakal ada lagi yang mau invest di Indonesia karena risknya terlalu besar.Sekarang aja rating debt Indonesia gak terlalu bagus. So,Kalau gak ada yang invest,kembali ke jaman batu,chaos.Inget ada 240 juta manusia yang harus disuapkan. Kembali ke masalah "super power",di India dan China SDAnya minim lho (seperti kata Amin Rais dan bisa dilihat dari film2 India) tapi koq mereka bisa jadi "super power" yah........nah mereka maju bukan karena SDAnya om,tapi kualitas SDMnya. Carlos
