Ada yang kelupaan tapi point penting dalam per-ISP-an.

Setahu saya ISP seperti AOL,Earthlink/Prodigy tidak memiliki
infrastruktur,mereka tidak beli "leased line" dari Tier-1 ISP(penyedia
infrastruktur) ke NOC mereka.Melainkan mereka menyewa bulk wholesale
modem port untuk kemudian di resale,server2 juga dilakukan  melalui
outsource ke data center.Contohnya kalau di Indonesia,saya beli 100
modem ports miliknya Telkomnet Instant,tapi saya jual atas nama ISP
saya.Jadi AOL gak pening ngurusin infrastruktur dan bisa fokus ke core
businessnya (misalnya konten lokal).

Hal ini beda dengan kondisi  ISP di Indonesia sekarang yang memang
beli infrastrukturnya terpisah,jadi costnya tentunya lebih
mahal.CMIIW.


Carlos



On 10/19/05, Ikhlasul Amal <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> On 10/19/05, Oskar Syahbana <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >
> > WiFi bukannya daerah jangkauannya terbatas? WiMAX saja yang sudah seluas itu
> > kayaknya masih belum fully cocok untuk diterapkan di Indonesia gara - gara
> > kontur geografis Indonesia yang memang menghambat pemancaran sinyal yang
> > baik. Langkah yang paling mudah sebenarnya adalah kompakan untuk nge-host
> > situs di Indonesia kalau memang pembacanya kebanyakan di Indonesia.
> >

Kirim email ke