--- "Patriawan, Carlos" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > Kalau memang ada sekelompok orang yang bertingkah seperti itu (seperti yang
> > ditulis Carlos),
> apa
> > bisa itu mewakili kultur budaya Indonesia? :)
> >
> > Mungkin penggunaan istilah "kultur" ini yang tidak tepat, seharusnya pakai
> > istilah "sifat" ?
> > Karena menurut saya, "sifat" lebih berkesan "individu". Loh kok malah
> > membahas masalah bahasa
> :)
> >
>
> Sir James Bond :) Iya mungkin ini masalah bahasa saja,entah
> kultur,sifat,budaya,mental,etos kerja, pemberantasan KKN seperti yang
> kata2nya dipakai kawan2 lain.Not big deal if we've to change it.Oh
> ya,Kalau di Indonesia dulu,malah kayaknya saya jauh lebih sering
> ketemu dengan individu2 the finest Indonesian yg suka
> tolong-menolong,termasuk om Priyadi :)
That's the point exactly.
> Kembali masalah "kultur",yang gak bisa dipungkiri Indonesia 20 tahun
> berturut2 menjadi salah tiga negara TerKorup didunia akibat
> Korupsi,Kolusi dan Nepotisme.Kenapa ada KKN ? Karena ada sifat(ya udah
> deh pakai sifat) curang/hasad,mau menang sendiri,tidak suka liat orang
> lain maju.Lantas apakah ini bisa dikategorikan kalau "kultur" atau
> "sifat" kita korup,atau kita harus lebih definisikan lebih sempit lagi
> seperti "kultur" atau "sifat" (sebagian) penguasa atau penguasaha yang
> buruk ? Apakah para pejabat itu bisa mewakili kita ? Are we sure we're
> not part of KKN ? I don't now...it doesn't really matter actually..but
> outthere people doesn't put their money in our country because they
> think we (who are we again ?) (culture|attitute|etc) is corrupt.
>
> Kalau dalam hal "tidak ada tolong-menolong" sebenarnya yg paling
> explisit ini ada di level kelembagaan (walaupun lembaga2 itu isinya
> orang2 juga toh),maksudnya kalau lembaga2 ini bisa lebih bersatu
> antara satu dan lainnya dan merasa punya responsibility dengan
> Republik tercinta ini,mereka akan tolong menolong,tidak saling
> gontok2an,tidak memetingkan diri atau lembaga sendiri saja,tidak
> wasting money for nothing.Walhasil karena "mereka2" ini tidak saling
> tolong menolong,kita(rakyat kecil) yang kena getahnya.Kalau ditanya
> ini "lembaganya" siapa ? mulai dari (sebagian) perusahaan, (sebagian)
> asusiasih, (sebagian)partai,(sebagian)anggota DPR/MPR, (sebagian)
> instansi pemerintah sampai yang mengurus telekomunikasi di negeri ini
> agar bandwidth jadi lebih murah dan rakyat jadi pada pinter.
Wah, kok bahasannya nyampe ke korupsi, kkn, dll. :) Gampang aja jadinya bikin
stereotype.
Orang Indonesia kulturnya tidak hormat ama orang tua! (contoh)
Buktinya? Karena negara indonesia negara paling korup no 3 !
( Pejabat-pejabat korup itu tidak hormat terhadap orang tua mereka ! )
:)
> Sebenarnya saya mau ulas lebih dalam lagi misi/visi di bagian terakhir
> ini(ttg hal bandwidth),saya yakin banyak yg setuju(karena
> memperjuangkan right anda dan bikin rakyat pinter),tapi nanti dululah
> japri saja takut ada yang salah pengertian.
Ha...ha...ha... Jangan takut! Takut mengkritik sama bobotnya dengan takut
dikritik loh :)
Bikin thread baru, ungkapkan unek2! Ungkapkan kritik!
J.
__________________________________
Yahoo! Mail - PC Magazine Editors' Choice 2005
http://mail.yahoo.com