Made Wiryana wrote: > On 12/12/05, Muhamad Carlos Patriawan <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > > > > > Bahasa Jerman dipengaruhi bahasa latin dan sanksrit > > > > > > dan sekarang... seperempat (atau sepertiga?) penduduk dunia bisa > > > berbahasa Mandarin. he he he. > > > > Untuk abad 21,gara2 "equal distribution of talented people" sepakat > > harus pelajari bahasa mandarin dan bahasa jepung. > > > > Mempelajari Bahasa Eropah non-English mungkin bukan top prioritas lagi > > dibanding mandarin dan jepun :) > > > > Mungkin ini bagi kita yg sering melihat ke negara berbahasa Inggris (misal > USA), lha orang China dan Jepang aja masih hot belajar bahasa Eropa non > English. Karena mereka melihat peluang di sana.
Bener koq kata Pak Made.Dan bukan hanya China,tapi lagi-lagi Indiaaa :) Nah sekarang BMW pun sekarang buka manufacturing plant di Chennai. http://www.indiainfoline.com/news/news.asp?dat=71583 Setelah Bangalore jadi Silicon Valley-nya India,Chennai-pun dipromosikan jadi Detroitnya India :) Semua negara -- seperti The Economist bilang -- tiba2 mau jadi good pren dan berbulan madu dengan India. Carlos
