On 26/12/05, alex <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

Disclaimer saya lihat kok jadi tameng untuk cuci tangan??


Disclaimer dibuat untuk memberikan pembatasan. Sah aja kalau ditulis misalnya bahwa "produk ini tidak dijamin bebas dari racun" -- tetapi konsekuensinya adalah bahwa orang belum tentu mau beli. Sama dengan misalnya "jembatan kecil ini cuma mampu dimuati beban 200T." Kalau di sebuah web ditulis "info di site ini secara hukum atau secara ilmiah atau secara adat tidak dapat dipertanggungjawabkan," orang jadi lebih waspada untuk tidak sembarangan mencuplik dari site ini. Kalau di semua weblog Indonesia ditulis "info di sini tidak memiliki kekuatan hukum," maka semua weblogger dilarang protes kalau media mainstream tetap lebih dipercaya daripada sekedar weblog pelepas katarsis.

Jadi memang disclaimer tidak perlu standar. Semua memiliki kebutuhan yang berbeda sesuai tempat di mana disclaimer itu akan dipetakan.

Kalau yang dibahas misalnya soal link, ini pun tidak harus standar. Kalau misalnya saya bikin direktori situs porno Indonesia, saya nggak bisa mengaku bahwa "alamat yang di-link di luar tanggung jawab pemilik site ini". Atau direktori khusus situs anti Indonesia, anti ..... [tuliskan nama agama atau ideologi Anda di sini].

Disclaimer: Mail ini juga sekedar buat melepas katarsis, dan tidak didasarkan atas hasil penelitian ilmiah dalam bentuk apa pun.

--
Kuncoro Wastuwibowo
http://kun.co.ro/

Kirim email ke