On 12/30/05, Ariya Hidayat <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Memang perlu sedikit invest waktu dan effort utk belajar pake version
> control. Tapi menurut saya well worth it banget. Kalo sudah pake dan
> merasakan baru bisa menghargai.

Yang ini sebenarnya bisa dibuat mudah. Problem yang saya lihat adalah
bahwa panduan CVS atau Subversion itu cukup "menakutkan" karena
kelengkapannya. Mungkin yang kita perlukan adalah "CVS for dummies"
:-) Yang saya bayangkan - mungkin saja salah total - tidak semua mesti
memanfaatkan fitur-fitur CVS/Subversion, jadi modal beberapa perintah
yang bisa dihitung jadi saja sudah cukup untuk sebagian besar kasus.
Untuk branching dsb, tinggal serahkan ke bagian Release Group yang
sudah disebutkan Om Carlos.


--
Ariya Hidayat, http://ariya.blogspot.com
http://www.google.com/search?q=ariya+hidayat&btnI

Ada benarnya soal invest waktu dan effort untuk belajar. Tapi menurut saya itu adalah langkah kedua. Langkah pertama adalah memulai memakai. Ini yang terberat, dan seperti yang sudah diutarakan sebelumnya bahwa halangan terbesar dalam proses adopsi SCM adalah karena belum adanya kesadaran akan manfaat SCM. Ketakutan akan kerumitan pemakaian menurut saya akan pupus dengan sendirinya setelah calon pemakai telah sadar akan manfaat yang bisa didapatkan.

Saya sendiri seringkali gemes melihat beberapa temen di kantor yang masih belum pakai dan "ngeyel" mengedit source secara langsung di production/test site. Hal terbaru yang membuat saya sangat gemes adalah pemakaian FTP (edit langsung ke test site di linux) untuk menghindari penggunaan full share karena takut kena virus brontok (test site sebelumnya berada di komputer dengan OS windows).

--
Akhmad Fathonih | http://blog.neofreko.com | http://jogja.linux.or.id
Are you geek enough to handle all these sh**s?

Kirim email ke