On 1/4/06, Rahmat M Samik-Ibrahim <[EMAIL PROTECTED]> wrote: ... > Lebih menyedihkan, "berpikir kritis" > dianggap sebuah keanehan. Sulit sekali membangun > suasana diskusi "yang meriah" di dalam sebuah kelas. ...
Tadinya saya pikir kejadian ini hanya spesifik di tempat saya saja, tapi ternyata terjadi di tempat lain. (Umum di Indonesia?) Tanya ke pak Samik: "Apakah mahasiswa berani bertanya di kelas bapak?" ;-) Saya bingung karena untuk memancing pertanyaan saja membutuhkan usaha yang keras. Apalagi membangun diskusi :( Tips? tricks? -- budi
