On Thu, 5 Jan 2006 10:39 am, Ferry Haris wrote: > Mungkin memang bukan cara yang baik, tapi biasanya "pancingan" yang > bersifat menguntungkan memang lebih kami sukai (as mahasiswa > tentunya), meski akan merepotkan sang dosen. > Misalnya saja waktu kuliah OS dulu, pak Samik memberikan kupon bagi > siapa saja yang bertanya dan menjawab pertanyaan, sehingga kami > berlomba2 untuk mengumpulkan kupon tersebut karena dari kupon itu ada > sekian persen penilaian :)
[Mohon mereply di bawah yg dikutip, seperti ketentuan milis ini.] Menggunakan imbalan saya rasa sifatnya hanya sementara saja (di kelas itu doang), dan malah bisa backfire: kalo gak ada imbalan jadi gak mau ngomong/tanya. Jadi bisa lebih parah. Mirip seperti kenapa kita kadang lihat di hotel ada tulisan "mohon tidak memberi tip". Mungkin triknya adalah kombinasi antara negative reinforcement (paksa dg nilai partisipasi, dikasih quiz, ditanya secara random, dsb), dengan positive reinforcement (pujian, penghargaan atas pendapat, dsb) yg membangun/menaikkan kepercayaan diri, tapi reinforcementnya tidak dalam bentuk imbalan. Disclaimer: saya bukan pengajar maupun ahli psikologi. Ronny
