On 16/01/06, Muhamad Carlos Patriawan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
btw, ngomong2 psikologi ; kenapa panutannya sigmund freud ya ? kan
pendekatannya sekular banget.


Soal "sekular" dulu. Tuhan menyukai proses. Tapi orang yang mempelajari
proses cara Tuhan mencipta dan menyusun dunia, makhluk hidup, manusia,
malah disebut sekular. Orang punya pilihan untuk mengimani dan merasakan
kedekatan Tuhan sambil terus mendalami isi dunia secara "sekuler" :).

Pingin terus ngebahas ini sih, tapi ntar melanggar konsensus, soalnya temanya
masih Yahudi, bukan psikologi. Sementara ini jawabannya ini aja deh:
Freud kan Yahudi :). Jawaban lain: Freud mengikuti sebagian dari teori
evolusi. Jiwa manusia adalah perkembangan dari instink hewani. Dan
teori evolusi adalah teori yang saat ini paling diakui sebagai dalil tentang
makhluk hidup.

Kalau mau yang nggak terlalu sekular, bacalah Abraham Maslow. Atau
sekutunya: Carl Roger. Manusia diciptakan dari jiwa yang suci, katanya.
Sifat dasarnya adalah progresif, kooperatif, dan mencari keunggulan.
Tapi keadaan kekurangan (keamanan, kasih sayang, dll) membuatnya
tidak optimal. Hey, tapi Maslow juga Yahudi. Psikologi organisasi
biasanya mengikuti Maslow. Secara general: psikologi orang sehat.
Sementara Freud sering disebut sebagai psikologi orang sakit (klinis).

Ada psikolog beneran? Bikin tema baru gih.

--
Kuncoro Wastuwibowo
http://kun.co.ro/

Kirim email ke