Ingin tahu dari rekan2 expert di Linux, sebenarnya seberapa penting
sich masalah "distro" ini dibanding open source dan GPLnya sendiri ?
Apa gak jadi membingungkan untuk kalangan awam yang inging menggunakan
open source ?
Sebenarnya yang sering membaut orang awam bingung itu adalah kita-kita ini :p. Ditanya orang enaknya pake distro apa, jawabanya panjang lebar dan malah membuat bingung :D. Unutk sementara kasih aja distro yang menurut kita paling cocok buat dia .. sisanya tinggal tunggu dia mengeluh :D .. dikasih Ubuntu dulu ..
Q: Loh, kok gk ada aplikasi yang itu?
A: Oh, secara default memang gk aplikasi ini tidak diikutkan dalam versi ini. Di ditro yang lain ada. Mau ganti distro atau mau install di Ubuntu juga?
Q: Enaknya gimana?
A: ya sudah isntall di Ubuntu saja :)
Q: Di sini kok gk ada aplikasi yang gambarnya K itu sih?
A: Oh itu defaultnya Kubuntu
Q: Diinstal bisa gk? Eh, aku mau yang itu ..
A: Ya sudah, sini coba live CDnya dulu .. klo udah oke bialng, nanti diisntall di harddisk
Q: Eh, linux punya temenku ada gambar bunglonnya. Bagus banget .. bisa dinstalin yang ada gambar2 bunglonnya gak?
A: Klo itu tepaksa harus ganti distro .. Mau?
Q: Tapi aku gk mau ngilangin yg sekarang? Aku juga bosen pake live CD ..
A: ya sudah, kita install jadi secondary boot aja ya ..
Best case scenario? ;)
Kalau Windows kan dibuat simpel, biar ada XP atau W2K atau 2003 , user
awam tahu windows itu seperti apa.
Ini asumsi atau kenyataan? Newbie biasanya gk ngerti kok itu Windows versi berapa dan bedanya apa :D
Jadi pertanyaanya: Apakah makin banyak distro makin menguntungkan dari
sisi umum ?
Semakin banyak pilihan kadangkala membingungkan, tapi sebeanrya tidak sepenuhnya benar. Tinggal menata alasannya saja. Jika diarahkan pasti ketemu piliha distro yang tepat :)
--
Akhmad Fathonih | http://blog.neofreko.com | http://jogja.linux.or.id
Are you geek enough to handle all these sh**s?
