win_hadi wrote: > m.c. ptrwn wrote: > > Budi Rahardjo wrote: > > > On 2/18/06, Akhmad Fathonih <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > Dari kemaren saya bertanya-tanya sendiri, bisakah tenaga ahli (IT) di > > > > Indonesia disalurkan seperti halnya TKI? > > > > Satu lagi Pak Budi , saya mau seperti Pak Budi yang bisa mencoba > > menyalurkan expert IT ke LN , tapi ternyata ada cara yang jauh lebih > > ampuh daripada mulai dari awal: > > > > Anyway , caranya India juga begitu koq. Memang disini kuncinya mesti > > punya excellent reputation supaya rekomendasi kita bener2 masuk dan > > diperhitungkan .. He he he :) > > > > Carlos > > Pak Carlos atau rekan lainnya di US, atau di Negara Harapan lainnya, > barangkali milist teknologia ini bisa menjadi batu pijakan buat memulai > suatu jaringan yg solid yg bertujuan "world domination" oleh pekerja IT > indonesia, hahaha sadis banget tujuannya.
sadis ... sadis :) > > yang saya atau mungkin para pengikut milist ini ingin tahu adalah > praktek legal dari system ketenaga kerjaan, karena menurut saya web site paling bagus untuk AS adalah http://www.murthy.com/h1bfaqs.html web site paling bagus IMO untuk Eropa dan UK adalah http://www.workpermit.com/ Kebetulan karena saya memang pengguna work permit di US (H1B) dan UK dari workpermit.com bisa cerita dikit perbedaanya. Kalau di UK (mas harry pasti lebih paham), Eropa , australia dan singapore afaik bisa apply kapan saja , jadi begitu dapat jobs bisa langsung diproses legal mattersnya. Kalau di AS tidak begitu , ada h1b cap quota tiap tahunnya (tahun ini kalo gak salah hanya 50,000 h1b) yang aplikasinya diterima oleh INS (imigrasi AS) per april tiap calendar year. Yang jadi masalah, biasanya h1b cap quota ini habis dalam tempo beberapa minggu setelah registrasi dibuka.Oleh karena itu,makanya untuk keperluan hiring, company2 yg mau hire untuk tahun 2007 misalnya,sudah hire dari bulan desember 2006. > pribadi, bagian ini yg paling jarang dibahas (hanya perusahaan > konsultan HR yg mau menjawab dng charge tentunya) dan biasanya menjadi > batu sandungan utama (sorry saya tidak punya info ini karena HR dept > perusahaan tempat saya kerja beda lokasinya): Benar sekali, silahkan pergunaan knowledge saya untuk konsultasi HR :-) > 1. Apa yg membuat perusahaan IT di US mau menghire seseorang dari > overseas, dan yg ujung2nya membebani expense mereka, karena kalo tidak > salah, Perusahaan harus membayar deposit, biaya petisi visa H1B (total > mungkin 4000$) dan tax bulanan (15% lebih besar, kl gak salah) yg lebih > untuk setiap pekerja non-resident, Kita bedakan dua hal dulu ya untuk kasus di AS: kasus pertama : hire orang dari overseas (sponsorship via fresh h1b) kasus kedua: hire orang yg sudah berada di AS tapi bukan citizen atau Greencard holder (misalnya h1b holder) , jadi persh masih ada kewajiban untuk melakukan h1b sponsorship. Motivasi #1 dan #2 Simple : Karena "there are very few people that could deliver the job" Persh2 di AS yang hiring dari luar itu umumnya ada dua tipe: 1. Persh silicon valley atau R&D (microsoft, cisco , amazon.com and the like ) 2. Persh consulting firm (Cap gemini , Infosys , TCS , Wipro ) Asal tahu saja , prosentasi engineer di persh silicon valley di engineering department yang bener-bener WN US sejak lahir kecil sekali (kalaupun ada biasanya indo-amerika-born atau sino-amerika-born). Mau contoh: lihat sergey brin orang apa ? lihat andy groove ceo intel orang apa ? lihat peter omidyar founder ebay orang apa ? > 2. Apakah praktek yg umum di lakukan para pendatang dari India atau yg > lainnya, yaitu bila masalah biaya diatas (kecuali tax nya), itu di > tanggung sama perorangan yg membantu kedatangan si pekerja baru ini, > atau si pekerjanya sendiri, sehingga perusahaan cukup memberikan bukti > dokument bahwa ybs sudah di terima kerja, sehingga selanjutnya akan di > urus dng biaya di tanggung sendiri oleh pihak pencari kerja. Biaya 100% yang nanggung ya si employer doong pak :-) kalau employee mah gak ngapa ngapain...kecuali kerja yang bener. itu Ilegal kalau ada pekerja yang bayar atau sharing cost. > 3. karena masalah2 diatas, akhirnya ada trend dari perusahaan > development (SW/HW) US untuk meng-outsourcing team developernya ke > India atau cina, sehingga ada expense yg bisa di hemat dan > mempersingkat proses dng lebih fokus ke hasil dibandingkan harus > memproses legal dokumen diatas. faktor utama kenapa mesti outsourcing adalah orang di negeri lain "can deliver the job" with half the price dan pada saat yang sama harga dan margin keuntungan produk makin turun. Yang menariknya, kalimat "orang di negeri lain can deliver the job with half the price" ini SEBENARNYA dimulai dari expat India dan China sendiri yang sudah berhasil di AS/SV. Jadi saking cintanya mereka sama negaranya , dibikinlah proses dan persepsi jadi kalo IT process di outsource ke negara asalnya , itu lebih menguntungkan buat semua pihak (ya memang bener sich .. he he ). > nomer 3 ini menjadi tantangan bagi kelompok IT di indonesia untuk > membuat perusahaan outsource di indonesia, tentunya dng bantuan rekan2 > kita yg sudah bekerja di SV/US umumnya, Ayo rekans gimana kalau ini di > perkuat dalam bentuk jaringan informasi, karena perusahaan serius spt > sigma dng balicamp nya sulit sekali bertahan karena pesaingnya dari > India dan China bisa menawarkan solusi lebih cepat dan harga lebih > murah (CMIIW). kalau harga sich indonesia pasti lebih bersaing, masalahnya standard kualitas di consulting firm Indonesia seperti CME SEI saja masih level tengah2.. sebaiknya sich, sekarang ini engineer2 muda indonesia membanjiri dan MENCURI ILMU saja dulu di infosys, TCS, Wipro,HCL , cisco , microsoft , genentech :-) kalo dah jago baru bikin company dan berkompetisi head2head dengan infosys. Anggap saja seperti India tahun 1980an :) Carlos > ok ini dulu, ntar kalo pembahasannya lebih panjang mungkin akan jadi > sebuah topik tersendiri. > > > Winahyu. --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ Anda menerima pesan ini karena Anda tergabung pada grup Grup Google "teknologia" grup. To post to this group, send email to [email protected] Untuk keluar dari grup ini, kirim email ke [EMAIL PROTECTED] Untuk pilihan lainnya, lihat grup ini pada http://groups.google.com/group/teknologia -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
